BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Warga Tayan Hulu Desak Polisi Tindak Tegas Penambangan Emas Ilegal

Warga Tayan Hulu Desak Polisi Tindak Tegas Penambangan Emas Ilegal

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

SANGGAU – Gelombang penolakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Sekayu dan Sungai Tayan kembali menguat.

Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Kecamatan Tayan Hulu secara resmi menyampaikan pernyataan sikap ke Polsek Tayan Hulu pada Minggu (31/5/2026) siang, sebagai bentuk kekhawatiran atas kondisi lingkungan saat ini.

​Rombongan perwakilan masyarakat yang dipimpin oleh Kepala Desa Mandong, Andreas Dasim, dan Kepala Desa Sosok, Petrus Swandi, diterima langsung oleh Kapolsek Tayan Hulu, IPTU Trisna Mauludi, di Mapolsek Tayan Hulu untuk berkoordinasi terkait dampak aktivitas PETI yang diduga memengaruhi sumber air bersih.

​Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi air Sungai Sekayu dan Sungai Tayan yang semakin keruh. Padahal, kedua sungai tersebut merupakan sumber utama pemenuhan kebutuhan air harian bagi sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Tayan Hulu.

​Kepala Desa Sosok, Petrus Swandi, menjelaskan bahwa penurunan kualitas air ini berdampak langsung pada kehidupan harian warga yang bergantung pada aliran sungai.

Menurut laporan yang diterimanya, beberapa warga mulai mengeluhkan masalah kesehatan kulit setelah menggunakan air sungai.

​Petrus berharap ada langkah cepat dari pihak berwenang agar persoalan ini dapat diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku, sekaligus mencegah potensi penyampaian pendapat di ruang publik yang dapat mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas, seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu.

​Senada dengan hal itu, Kepala Desa Mandong, Andreas Dasim, menegaskan bahwa dampak perubahan kondisi air ini sangat dirasakan oleh warga di Dusun Tuan dan Dusun Terindak.

Pihaknya mendukung penuh langkah penegakan hukum yang persuasif dan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas penambangan ilegal di kawasan hulu.

​Sebagai bentuk komitmen, Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Kecamatan Tayan Hulu menyerahkan dokumen pernyataan sikap yang berisi dukungan kepada penegak hukum untuk menertibkan aktivitas PETI secara profesional demi kelestarian lingkungan.

​Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek Tayan Hulu, IPTU Trisna Mauludi, mengapresiasi langkah masyarakat yang menyampaikan pendapat dan koordinasi secara tertib dan kondusif. Pihaknya memastikan setiap informasi akan menjadi dasar penanganan perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

​”Kami memahami keresahan masyarakat terkait kondisi lingkungan dan sumber air harian. Kepolisian berkomitmen menindaklanjuti informasi ini melalui langkah-langkah yang terukur, profesional, dan sesuai undang-undang. Kami juga mengajak semua pihak menjaga situasi kamtibmas tetap aman,” ujar IPTU Trisna.

​Pasca-pertemuan tersebut, Polsek Tayan Hulu langsung bergerak melakukan langkah antisipatif. Unit Binmas bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan sosialisasi dan edukasi hukum kepada pekerja serta masyarakat di Desa Janjang.

Sementara itu, Unit Intelkam terus melakukan monitoring situasi di lapangan guna memastikan penanganan berjalan kondusif dan tepat sasaran.

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelansir Sebabkan Krisis Pertalite dan Solar di SPBU Pasaman Barat

    Pelansir Sebabkan Krisis Pertalite dan Solar di SPBU Pasaman Barat

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Bagi warga Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengantre bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kini bukan lagi sekadar urusan mengisi tangki kendaraan. Kegiatan ini telah bertransformasi menjadi ritual wajib penuh kepasrahan, tempat kesabaran warga diuji hingga batas maksimal. Fenomena antrian panjang di SPBU telah bergeser dari kekacauan lalu lintas biasa menjadi satir kehidupan: […]

  • Nekat Live Medsos Saat Jam Kerja, ASN Pasaman Barat Terancam Sanksi Disiplin

    Nekat Live Medsos Saat Jam Kerja, ASN Pasaman Barat Terancam Sanksi Disiplin

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), mengeluarkan instruksi tegas terkait penggunaan media sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pasaman Barat dilarang keras melakukan siaran langsung (live) di semua platform media sosial selama jam kerja berlangsung. Larangan ini dikecualikan hanya untuk […]

  • Sempat Mewarnai Aksi Kejar-Kejaran, Pelaku Pesta Sabu Ditangkap di Sungai

    Sempat Mewarnai Aksi Kejar-Kejaran, Pelaku Pesta Sabu Ditangkap di Sungai

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 10
    • 0Komentar

    PARIAMAN – Niat hati ingin mencari kesenangan duniawi yang semu, empat pemuda di Kota Pariaman ini justru harus menyudahi hari mereka dengan menginap gratis di hotel prodeo. Alih-alih melakukan aktivitas produktif di hari Minggu, komplotan pemuda ini malah nekat menggelar pesta sabu secara berjamaah. Sialnya, lokasi yang mereka pilih untuk bersenang-senang adalah sebuah rumah yang […]

  • Baharuddin R: Kritik Bupati Boleh, Kurang Ajar Jangan!

    Baharuddin R: Kritik Bupati Boleh, Kurang Ajar Jangan!

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SIMPANG EMPAT – Bupati Pasaman periode 2000–2005 sekaligus Bupati Pasaman Barat periode 2010–2015, H. Baharuddin R, angkat bicara mengenai merosotnya etika dalam penyampaian aspirasi publik saat ini. Tokoh senior Sumatera Barat ini menyayangkan maraknya penggunaan bahasa kasar dan hujatan yang dialamatkan langsung kepada pemimpin daerah. Soroti Etika Berdemokrasi Baharuddin mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena kritik di […]

  • Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Sorotan Utama di Pasaman Barat

    Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Sorotan Utama di Pasaman Barat

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Selama ini, tugas mengantarkan anak ke sekolah tampaknya sudah menjadi hak paten yang diadopsi secara turun-temurun oleh kaum ibu atau abang ojek langganan. Sementara itu, para bapak biasanya sibuk dengan ritual pagi yang sakral yakni ngopi, baca berita, atau sekadar memanaskan mesin motor sambil melamunkan nasib negara. Melihat ketimpangan sosial di lingkungan […]

  • Aksi Pengejaran Dramatis, Polisi Hadang Bus Pencuri Rumah Di Pasaman Barat

    Aksi Pengejaran Dramatis, Polisi Hadang Bus Pencuri Rumah Di Pasaman Barat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 21
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil meringkus seorang pemuda berinisial KV (23) yang diduga kuat melakukan tindak pidana pencurian di dalam rumah warga. Pelaku dibekuk petugas di Jorong Pasa Lamo, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Kapolres Pasaman […]

expand_less