BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » INTERNASIONAL » Keji, Pasukan Israel Ubah Kuburan Warga Gaza Menjadi Barak Militer

Keji, Pasukan Israel Ubah Kuburan Warga Gaza Menjadi Barak Militer

  • account_circle Said Khairil Ibad
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

GAZA – Citra satelit terbaru dari Google Earth mengungkap skala kehancuran sistematis yang masif di wilayah Gaza Selatan. Peta udara per 25 Februari 2026 memperlihatkan hilangnya kota-kota, lahan pertanian, hingga ratusan situs pemakaman yang kini beralih fungsi menjadi barak militer dan pos pertahanan Israel.

Bagi warga Palestina, pembaruan data visual ini menjadi bukti konkret atas dugaan genosida terstruktur yang sejauh ini telah menewaskan hampir 73.000 jiwa. Kebrutalan ini tidak hanya menyasar warga sipil yang hidup, namun juga merambah hingga ke tempat peristirahatan terakhir.

“Bahkan orang mati pun tidak luput dari perang ini. Bagaimana perasaanku jika mendapati tempat itu menjadi gurun, tanpa makam saudara perempuanku untuk membacakan doa?” ungkap Muhannad Qishta, seorang jurnalis lokal yang kehilangan makam keluarganya di Khan Younis.

Penghapusan Geografi dan Identitas Sipil

Menurut data dari Euro-Med Human Rights Monitor, sekitar 94% area pemakaman di Gaza telah dihancurkan total atau sebagian oleh militer Israel. Lokasi-lokasi bersejarah tersebut kini diratakan dan diubah menjadi barak serta pos pengawas berlapis kawat berduri.

Kehancuran serupa terjadi pada infrastruktur publik dan pemukiman warga:

  • Kompleks Perumahan: Proyek perumahan Saudi di Tal as-Sultan yang memiliki 752 unit rumah, serta Kota Hamad yang menampung 15.000 warga berpenghasilan rendah, kini rata dengan tanah menjadi tumpukan puing.

  • Penghancuran Fasilitas Pendidikan: UNICEF melaporkan lebih dari 97 persen gedung sekolah rusak atau hancur. Universitas Islam Gaza (IUG) dan Universitas Al-Azhar dihancurkan sepenuhnya melalui metode peledakan militer terkendali.

  • Desa Nelayan Sejarah: Desa Swedia di pesisir Rafah yang berdiri sejak 1965 kini dihapus dari peta dan diubah menjadi pangkalan militer, menyisakan hanya lima rumah dari seluruh pemukiman.

Krisis Pangan Akibat Blokade Total

Sektor agrikultur yang menjadi urat nadi logistik domestik turut dihancurkan secara sengaja. Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) melaporkan bahwa saat ini kurang dari 5% lahan pertanian di Gaza yang masih bisa digunakan.

Di daerah Shakoush, buldoser militer meratakan ratusan rumah kaca dan menyita lapisan tanah subur, yang memicu bencana kelaparan buatan.

“Banyak keluarga pulang dengan panci kosong dari dapur umum, tanpa mendapatkan makanan apa pun,” ujar Ola Abu Moamer, jurnalis di Khan Younis. Saat ini, sekitar 1,9 juta warga terpaksa mengungsi di sepanjang garis pantai al-Mawasi yang gersang dan padat.

Ambisi Perluasan Wilayah Pendudukan

Dokumentasi visual mengenai pembersihan wilayah ini sejalan dengan instruksi internal pemerintah Israel untuk memperluas pendudukan fisik. Dalam rekaman video yang bocor, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menginstruksikan pasukannya untuk menaikkan kontrol wilayah dari 60 persen menjadi 70 persen.

Langkah ini dinilai melanggar kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi sebelumnya. Melalui peta rahasia yang dibagikan kepada organisasi bantuan, militer secara sepihak telah menguasai 64 persen wilayah Gaza dan menutup akses warga lokal ke dua pertiga tanah mereka sendiri.

  • Penulis: Said Khairil Ibad
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Masak Polres dan Kodim Tidak Tahu?” Mulyadi Buka-bukaan Soal Tambang Ilegal di Sumbar

    “Masak Polres dan Kodim Tidak Tahu?” Mulyadi Buka-bukaan Soal Tambang Ilegal di Sumbar

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Mulyadi, menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pada Selasa (19/5/2026), Mulyadi mendesak jajaran TNI untuk turun tangan menertibkan kegiatan melanggar hukum tersebut. Mulyadi […]

  • Ngeri! Tiga Petani Disambar Petir di Agam, Satu Orang Meninggal Dunia

    Ngeri! Tiga Petani Disambar Petir di Agam, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Sebanyak tiga orang petani tersambar petir saat tengah berada di sawah Dusun Lurah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumbar, Rabu (22/4). Insiden terjadi pukul 15.30 WIB ketika petani sedang berteduh di dalam sebuah tenda. Wali Jorong Tiga Kampung Nagari Gadut Nevrigon mengatakan tiga orang petani yang sedang berteduh di dalam […]

  • Sumbar Masih Negatif Hantavirus, Dinkes Perkuat Edukasi dan Mitigasi Kesehatan

    Sumbar Masih Negatif Hantavirus, Dinkes Perkuat Edukasi dan Mitigasi Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Padang, SUMBARBIZ – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Barat memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya laporan kasus Hantavirus di seluruh wilayah Sumatera Barat. Pernyataan ini dikeluarkan guna merespons kekhawatiran masyarakat menyusul maraknya perbincangan mengenai penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat tersebut di Indonesia. Koordinasi Lintas Daerah Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Aklima, menyatakan bahwa […]

  • Sumatera Darurat Ekologis: 9 Daerah WALHI Deklarasikan Aliansi Daulat Sumatera untuk Selamatkan Pulau Emas

    Sumatera Darurat Ekologis: 9 Daerah WALHI Deklarasikan Aliansi Daulat Sumatera untuk Selamatkan Pulau Emas

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PEKANBARU — Krisis ekologis yang melanda Pulau Sumatera dinilai telah mencapai fase kehancuran yang masif dan terstruktur. Menanggapi kondisi darurat ini, sembilan Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) se-Sumatera secara resmi mendeklarasikan Aliansi Daulat Sumatera (Andalas) dalam konsolidasi regional di Pekanbaru, Senin (25/5/2026). Wadah perjuangan bersama ini dibentuk sebagai respons kolektif atas rusaknya hutan, […]

  • Laporan Terbaru BPS: Jumlah Penduduk Bekerja di Pasaman Barat Naik 2,56 Persen

    Laporan Terbaru BPS: Jumlah Penduduk Bekerja di Pasaman Barat Naik 2,56 Persen

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Barat resmi menerbitkan laporan publikasi terbaru mengenai kondisi ketenagakerjaan daerah. Laporan berkala yang dirilis pada 29 Agustus 2025 ini memotret berbagai indikator penting ketenagakerjaan secara mendalam hingga periode Agustus 2024. Berdasarkan data terbaru tersebut, pasar kerja di Pasaman Barat menunjukkan tren yang positif. Hingga Agustus 2024, […]

  • Akses Jalan SDN 10 Lambung Bukit Amblas, Keselamatan Siswa Terancam

    Akses Jalan SDN 10 Lambung Bukit Amblas, Keselamatan Siswa Terancam

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Padang, SUMBARBIZ – Kondisi infrastruktur di SDN 10 Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, kian memprihatinkan. Pascabencana banjir bandang yang melanda pada November 2025 lalu, akses jalan di depan sekolah tersebut terpantau amblas dan kondisinya terus memburuk hingga Selasa (12/5/2026). Patahan jalan yang berada persis di depan pagar sekolah kini semakin melebar. Hal […]

expand_less