BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » WALHI Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Tambang Emas Ilegal di Sumatera Barat

WALHI Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Tambang Emas Ilegal di Sumatera Barat

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

JAKARTA — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Barat resmi melaporkan maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayahnya kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Melalui laporan dan pengaduan masyarakat yang diserahkan ke Markas Besar (Mabes) Polri di Jakarta pada Senin (9/6/2026).

WALHI mendesak Mabes Polri untuk segera mengambil alih penegakan hukum terhadap aktivitas tambang emas ilegal tersebut. Langkah ini dinilai mendesak lantaran aktivitas ilegal itu kian masif serta berdampak destruktif terhadap lingkungan hidup dan tatanan sosial masyarakat.

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sumatera Barat, Tommy Adam, menyatakan bahwa aktivitas PETI telah menjadi faktor determinan di balik kerusakan parah pada kawasan hulu sungai dan hutan lindung di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Korelasi Nyata dengan Bencana Ekologis

Menurut Tommy, degradasi lingkungan akibat penambangan ilegal secara signifikan memperparah dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat pada 26–27 November 2025 lalu. Berdasarkan data pemutakhiran dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat per 8 Juni 2026, bencana hidrometeorologi tersebut telah berdampak pada 296.345 jiwa, mengakibatkan 264 orang meninggal dunia, dan 72 orang lainnya dinyatakan hilang.

Kerugian ekonomi akibat bencana tersebut ditaksir mencapai Rp33,66 triliun.

“Bencana ekologis ini merupakan akumulasi dari pembiaran negara terhadap aktivitas perusakan alam. Luas lahan PETI di Sumatera Barat saat ini diperkirakan telah melampaui 10.000 hektare yang tersebar di sembilan kabupaten dan kota,” ujar Tommy.

WALHI mengidentifikasi sebaran aktivitas tambang emas ilegal tersebut berada di Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, serta Kota Sawahlunto. Selain memicu kerusakan alam, WALHI juga mencatat sedikitnya 48 korban jiwa meninggal dunia di area lubang galian PETI sepanjang periode tahun 2012 hingga 2026.

Pemicu Kelangkaan Solar Bersubsidi dan Konflik Sosial

Dampak dari ekosistem tambang ilegal ini dinilai telah merembet ke sektor ekonomi dan sosial. Salah satu manifestasinya adalah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang berulang kali terjadi di Sumatera Barat.

Berdasarkan indikasi dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat, sekitar 80 persen pasokan solar bersubsidi diduga kuat terserap untuk operasionalisasi alat berat di lokasi tambang ilegal. Diketahui, satu unit ekskavator dapat mengonsumsi hingga 900 liter solar per hari.

Di sisi lain, konflik horizontal di tengah masyarakat mulai bereskalasi. WALHI menyoroti kasus percobaan pembunuhan terhadap Saudah, seorang warga lanjut usia di Pasaman pada 1 Januari 2026. Saudah diserang usai melayangkan protes atas pencemaran Sungai Sibinail yang diduga akibat aktivitas PETI.

Kasus serupa menimpa seorang warga di Solok Selatan yang menjadi korban pembacokan pada 30 Maret 2026 saat berupaya menghentikan aktivitas tambang ilegal di wilayahnya.

Menyoroti Indikasi Impunitas dan Keterlibatan Oknum

Dalam berkas laporannya, WALHI secara khusus menggarisbawahi dugaan adanya impunitas atau perlindungan hukum dari oknum aparat keamanan yang membuat lini bisnis ilegal ini awet beroperasi.

Tommy menyebut dugaan tersebut kian menguat menyusul fakta yang terungkap dalam sidang etik kasus penembakan mantan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan oleh mantan Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar.

Dalam persidangan tersebut, terungkap adanya dugaan aliran dana dari pemilik alat berat sebesar Rp25 juta per unit setiap bulan. Total setoran dari aktivitas tambang ilegal itu dilaporkan mencapai kisaran Rp600 juta per bulan.

“Aktivitas PETI ini dilakukan secara terbuka, bahkan ada yang beroperasi tepat di halaman belakang kantor Bupati Sijunjung. Secara teknologi, pelacakannya sangat mudah karena alat berat dilengkapi GPS. Namun, penegakan hukum di tingkat lokal seakan mandul,” tegas Tommy.

Empat Tuntutan Utama WALHI kepada Kapolri

Merespons sengkarut tersebut, WALHI Sumatera Barat mendesak Kapolri untuk segera mengambil empat langkah strategis dan berkeadilan:

  1. Menerima dan menindaklanjuti seluruh laporan pengaduan masyarakat terkait kejahatan lingkungan akibat aktivitas PETI.

  2. Mengambil alih penanganan kasus dan penegakan hukum terhadap aktivitas PETI di Sumatera Barat langsung oleh Mabes Polri.

  3. Menindak tegas dugaan keterlibatan, pemufakatan jahat, maupun pembiaran aktivitas PETI yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian dan pemerintah daerah.

  4. Memberikan perlindungan hukum yang komprehensif kepada saksi pelapor serta pejuang lingkungan yang mengadvokasi kasus-kasus tambang ilegal.

Surat laporan resmi ini juga ditembuskan kepada Presiden Republik Indonesia, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Kehutanan, Kementerian Dalam Negeri, serta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Solok Selatan Hilang Terseret Arus Saat Menjala Ikan Di Sungai

    Warga Solok Selatan Hilang Terseret Arus Saat Menjala Ikan Di Sungai

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SOLOK SELATAN – Tim gabungan hingga kini masih terus melakukan pencarian intensif terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Batang Sangir, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah mencari ikan pada Sabtu (30/5/2026). Insiden bermula ketika korban sedang menjala atau memukat ikan di sungai tersebut. Diduga […]

  • Sanggup Beli? Ponsel Sultan iPhone 17 Pro Max Edisi Donald Trump Ini Dijual Seharga Rumah!

    Sanggup Beli? Ponsel Sultan iPhone 17 Pro Max Edisi Donald Trump Ini Dijual Seharga Rumah!

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jika “Trump Phone” seharga $500 (sekitar Rp8 juta) yang beredar di pasaran terasa seperti ponsel kelas menengah yang biasa saja, maka perangkat yang satu ini dipastikan akan membuat para miliarder menengok. Perusahaan kustomisasi mewah terkenal, Caviar, baru saja memperkenalkan T-Great, sebuah mahakarya yang disebut-sebut sebagai “smartphone yang benar-benar Amerika”. Bukan ponsel sembarangan, T-Great […]

  • Cair Banget! Golkar Pasbar Disambangi Bawaslu, Diskusi Ringan Tapi Bahas Regulasi Berat

    Cair Banget! Golkar Pasbar Disambangi Bawaslu, Diskusi Ringan Tapi Bahas Regulasi Berat

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Sampono
    • visibility 21
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Kantor DPD Golkar Pasaman Barat saat menerima kunjungan silaturahmi dari rombongan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat. Pertemuan tatap muka ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan berkembang menjadi ruang diskusi politik ringan yang menarik terkait persiapan pesta demokrasi dan penguatan rambu-rambu regulasi pemilu. Rombongan pengawas pemilu ini […]

  • Mardiono Optimistis PPP Sumatera Barat Solid Menuju Pemilu 2029

    Mardiono Optimistis PPP Sumatera Barat Solid Menuju Pemilu 2029

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Padang, SUMBARBIZ – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menyatakan optimisme tinggi terhadap soliditas kader dan roda organisasi partai di Sumatera Barat dalam menyongsong Pemilu 2029. Kehadiran lengkap pengurus dari tingkat cabang hingga kecamatan di seluruh provinsi tersebut menjadi indikator kuat bahwa semangat perjuangan kader masih sangat tinggi. Menyatukan Perjuangan untuk Umat Dalam […]

  • Bupati Khairunas Tegaskan Kolaborasi Data dan Perencanaan Matang Jadi Kunci Pembangunan Solok Selatan

    Bupati Khairunas Tegaskan Kolaborasi Data dan Perencanaan Matang Jadi Kunci Pembangunan Solok Selatan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Padang Aro – Penguatan data dan matangnya perencanaan pembangunan daerah menjadi tantangan utama yang harus segera dijawab oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Kedua faktor ini dinilai saling berkaitan erat dan menjadi fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan daerah yang berkesinambungan melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditegaskan oleh […]

  • Fadly Amran Lepas 60 Penerima Beasiswa Kuliah ke Guangdong China

    Fadly Amran Lepas 60 Penerima Beasiswa Kuliah ke Guangdong China

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PADANG — Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi membuka kegiatan pembekalan bagi 60 siswa calon penerima beasiswa kuliah ke Provinsi Guangdong, China. Acara yang menjadi bagian dari Program Unggulan (Progul) “Padang Juara” ini berlangsung khidmat di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (25/5/2026). Program beasiswa internasional ini merupakan langkah konkret […]

expand_less