BMKG Minta Sumatra Barat Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga 19 Juni 2026
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI CUACA EKSTREM. Pandangan dari dalam kabin kendaraan memperlihatkan derasnya guyuran hujan yang membasahi kaca depan dan mengaburkan pandangan ke arah jalan raya, Rabu (17/6). (Gambar AI)
PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pemutakhiran peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku selama tiga hari ke depan, terhitung mulai tanggal 17 hingga 19 Juni 2026.
Wilayah Sumatra Barat beserta sejumlah provinsi tetangga di koridor Sumatra diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya potensi pertumbuhan awan hujan lebat.
Berdasarkan peta prakiraan berbasis dampak yang dirilis Direktorat Meteorologi Publik BMKG, wilayah Sumatra Barat konsisten menyandang status Waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat sepanjang periode 17, 18, dan 19 Juni 2026.
Kondisi serupa juga membayangi wilayah sekitar, termasuk Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, dan Bengkulu.
Lebih kritis, wilayah tetangga dekat, yakni Kepulauan Bangka Belitung, ditetapkan masuk dalam zona Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai ancaman angin kencang pada tanggal 17 Juni 2026.
”Kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem seperti genangan, luapan air sungai, hingga banjir bandang,” demikian peringatan resmi yang disampaikan BMKG melalui kanal digitalnya.
Menyikapi potensi ancaman ini, masyarakat di Sumatra Barat—terutama yang bermukim di dekat daerah aliran sungai (DAS) dan kawasan lereng perbukitan—diminta aktif memantau kondisi lingkungan secara mandiri.
BMKG juga membuka ruang kolaborasi bagi warga untuk melaporkan kejadian bencana secara real-time melalui bot pelaporan digital di bit.ly/laporbencanabot untuk kemudian dipetakan secara terbuka di laman PetaBencana.id.
Untuk memperbarui informasi prakiraan cuaca yang lebih spesifik hingga tingkat kecamatan atau nagari di Sumatra Barat, masyarakat dapat mengakses aplikasi InfoBMKG atau menghubungi pusat kontak kedaruratan di nomor 196.
- Penulis: Irfansyah P
- Editor: Khairil
