Jalan Santai HUT Bhayangkara Pasaman Barat Diikuti Ratusan Peserta
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
- print Cetak

Jalan santai dan senam bersama yang diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat. Acara tersebut digelar di Mapolres Pasaman Barat, Sabtu (27/6).
PASAMAN BARAT — Menginjak usia ke-80, Bhayangkara tidak merayakannya dengan kue tart berlapis frosting dan lagu Happy Birthday yang diputar berulang kali. Polres Pasaman Barat memilih cara yang lebih sehat dan berkeringat yakni jalan santai dan senam bersama yang diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat. Acara tersebut digelar di Mapolres Pasaman Barat, Sabtu (27/6), sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara.
Sinergi Polres Pasaman Barat dan Pemkab Pasbar Diapresiasi
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memberikan apresiasi tinggi atas sinergi Polres Pasaman Barat dan Pemkab Pasbar dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah. Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail saat menghadiri kegiatan jalan santai dan senam bersama di halaman Mapolres.
Mewakili Bupati Pasaman Barat Yulianto, Sekda Doddy menyampaikan ucapan selamat HUT Ke-80 Bhayangkara kepada seluruh jajaran Polri, khususnya jajaran Polres Pasaman Barat. Menurutnya, kolaborasi Polri dan pemerintah daerah bukan sekadar jargon di rapat koordinasi, melainkan modal nyata untuk menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif.
“Atas nama Pemkab Pasaman Barat, kami mengucapkan selamat HUT Ke-80 Bhayangkara. Sinergi Polres Pasaman Barat dan pemerintah daerah selama ini berjalan sangat baik. Kerja sama ini menjadi modal penting menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah,” ujar Doddy.
Jelang Pilwana 87 Nagari, Koordinasi Diperkuat
Doddy San Ismail berharap koordinasi dan kolaborasi terus diperkuat, terutama menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) yang akan digelar di 87 nagari di wilayah Pasaman Barat. Angka 87 bukan angka sembarangan — ini artinya hampir setiap sudut Pasbar akan menjadi arena demokrasi mini yang butuh pengawasan ketat.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan dapat menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif sehingga Pilwana di 87 nagari dapat berlangsung lancar, aman, dan sukses,” katanya.
Jadi, selain memastikan kotak suara aman, polisi juga harus memastikan tidak ada tetangga yang bertengkar gara-gara beda pilihan calon wali nagari.
Jalan Santai Jalur 32: Dari Halaman Mapolres dan Kembali Lagi
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto berterima kasih kepada seluruh peserta yang meluangkan waktu untuk memeriahkan HUT Ke-80 Bhayangkara. Ia menegaskan bahwa olahraga bersama bukan sekadar seremonial yang diikuti dengan setengah hati sambil memegang ponsel, melainkan sarana mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang meluangkan waktu hadir bersama kami. Mari nikmati kegiatan ini dengan penuh kebersamaan. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat sinergitas Polri dengan seluruh unsur masyarakat,” ujar Agung.
Ia berharap momentum HUT Ke-80 Bhayangkara semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat serta mendorong peningkatan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada warga. Karena di usia 80 tahun, Bhayangkara bukan lagi anak muda yang cuma bisa lari cepat, tapi sudah dewasa yang tahu kapan harus lari dan kapan harus duduk bersama masyarakat.
Rute dan Peserta: Dari Forkopimda hingga Masyarakat Umum
Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara diawali jalan santai yang diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur: pemerintah daerah, Forkopimda Pasaman Barat, instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum yang mungkin awalnya cuma iseng ikut tapi akhirnya dapat doorprize.
Rute jalan santai dimulai dari halaman Mapolres Pasaman Barat menuju Jalan Jalur 32 dan kembali ke titik awal. Jarak yang cukup untuk membakar kalori sarapan pagi, tapi tidak cukup untuk membuat peserta meminta ojek online pulang.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Tjut Zelvira Nofani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Pasaman Barat Erisa Doddy San Ismail, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan BUMN dan BUMD, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Daftar hadirin yang panjang ini membuktikan bahwa HUT Bhayangkara bukan acara internal polisi semata, tapi pesta rakyat kecil-kecilan.
Senam, Doorprize, dan Suasana Kebersamaan
Usai jalan santai, kegiatan dilanjutkan senam bersama dan pembagian doorprize yang disambut antusias peserta. Suasana kebersamaan yang terbangun mencerminkan eratnya kemitraan Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Pasaman Barat serta mewujudkan Pasaman Barat yang aman, nyaman, dan kondusif.
Jadi, jika suatu hari Anda melihat ratusan orang berjalan santai di Jalur 32 sambil mengenakan kaos seragam, jangan kira itu adalah flash mob tiba-tiba. Itu bisa jadi bagian dari perayaan HUT Bhayangkara berikutnya — di mana polisi dan masyarakat membuktikan bahwa kebersamaan bisa dimulai dari langkah kaki sederhana, bukan dari kejar-kejaran di jalan raya.***
- Penulis: Irfansyah P
