BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Polda Sumbar Rilis Kasus 2026, Total 916 Tersangka Berhasil Ditangkap

Polda Sumbar Rilis Kasus 2026, Total 916 Tersangka Berhasil Ditangkap

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

PADANG – Mengawali pertengahan tahun 2026, Korps Bhayangkara di Ranah Minang tampaknya sedang rajin-rajinnya “bersih-bersih” lingkungan. Bagi para pelaku kriminal yang mengira bisa liburan santai di paruh pertama tahun ini, maaf sekali, perkiraan Anda salah besar.

Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar) baru saja membagikan rapor performa mereka yang membuat dahi para penjahat berkerut lelap. Dalam acara resmi Polda Sumbar rilis kasus 2026 yang digelar di Lantai 4 Mapolda Sumbar, kepolisian membeberkan angka-angka fantastis hasil buruan mereka.

Tidak tanggung-tanggung, tercatat ada total 705 kasus tindak pidana Sumatra Barat yang berhasil diungkap oleh jajaran Polda dan Polres se-Sumatra Barat sepanjang semester pertama (Januari–Juni 2026).

Dari ratusan kasus tersebut, sebanyak 916 orang tersangka sukses diamankan. Ya, hampir seribu orang! Jumlah yang cukup untuk membuat ruang tahanan menjadi sedikit lebih akrab dan padat.

Panen Raya Narkoba: Ratusan Tersangka Narkoba Ditangkap Tanpa Ampun

Dari total ratusan kasus yang ditangani, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar menyumbang porsi yang cukup bikin geleng-geleng kepala, yakni sebanyak 128 perkara. Sisanya merupakan akumulasi kerja keras dari 19 Polres dan Polresta yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di wilayah Sumatra Barat.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol. Wedy Mahadi, dengan tegas menjelaskan bahwa sebagian besar dari total 916 tersangka tersebut saat ini sudah tidak bisa lagi menikmati kopi senja dengan bebas karena tengah menjalani proses hukum dan pemberkasan.

“Tersangka keseluruhan berjumlah 916 orang. Sudah dilakukan tindak lanjut penyidikan dan upaya pemberkasan. Di mana rincian tersangka di Direktorat Narkoba itu ada sebanyak 177 orang, dan selebihnya adalah dari Polres dan jajaran,” ujar Kombes Pol. Wedy Mahadi di hadapan awak media dengan nada lugas.

Tampaknya, tren menjadi pengedar barang haram di Sumbar sedang berada di titik paling tidak aman, mengingat ratusan tersangka narkoba ditangkap secara berkala oleh petugas.

Mengintip “Gudang” Barang Bukti: Berkuintal-kuintal Ganja Hingga Penyitaan Puluhan Kilo Sabu

Selain sukses membuat rekor penangkapan manusia-manusia bermasalah, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti dengan jumlah yang sanggup membuat diler narkoba menangis darah. Hasil penyitaan puluhan kilo sabu dan tanaman cinta terlarang selama enam bulan ini meliputi:

  • Sabu-sabu: 41,66 kilogram (hasil patungan kerja keras Polda dan jajaran Polres).
  • Ganja: 586,3 kilogram (setengah ton lebih, cukup untuk membuat gudang penuh).
  • Ekstasi: 593 butir.

Kombes Pol. Wedy Mahadi menambahkan, barang-barang bukti yang dipajang saat rilis tersebut statusnya masih mengantre manis menunggu giliran penetapan pemusnahan resmi. Jadi bagi yang penasaran kapan barang ini dihancurkan, rencananya pemusnahan massal secara berkala akan segera dieksekusi dalam waktu dekat.

Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu di Bandara: Jangan Coba-Coba Terbang Bawa “Tepung” Harom!

Di antara deretan prestasi tersebut, ada satu cerita yang cukup menonjol dan layak diberi tepuk tangan. Tim Ditresnarkoba Polda Sumbar sempat menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 8 kilogram dalam sekali jepret penangkapan di area bandara.

Rupanya, kurir narkoba zaman sekarang mencoba beralih mode transportasi menjadi kaum jetset udara. Untungnya, sinergi yang kuat antara kepolisian dengan otoritas penerbangan sipil setempat berjalan mulus seperti jalan tol baru. Sebelum si kurir sempat pamer foto boarding pass di media sosial atau terbang tinggi ke awan, petugas sudah lebih dulu menciduknya di darat.

Dengan capaian luar biasa ini, Polda Sumbar mengirimkan pesan tegas bin sarkas kepada para pelaku kriminal di luar sana yakni berubahlah sebelum Anda menjadi bagian dari angka statistik di press release semester berikutnya!

  • Penulis: Irfansyah P
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Payung Mana Payung? Update Cuaca Sumbar 3 Hari Kedepan Masuk Level Waspada, Jangan Nekat Jemur Kasur!

    Payung Mana Payung? Update Cuaca Sumbar 3 Hari Kedepan Masuk Level Waspada, Jangan Nekat Jemur Kasur!

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Yelki
    • visibility 4
    • 0Komentar

    PADANG – Bagi Anda warga Ranah Minang yang sudah punya agenda rapi untuk jalan-jalan sore, piknik estetik, atau sekadar mencuci tumpukan baju pusaka yang sudah seminggu mendekam di ember, ada baiknya Anda menunda dulu ambisi tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis Update Cuaca Sumbar dan sekitarnya yang berlaku untuk tiga hari […]

  • Casing Rollme Sulap iPhone 17 Pro Max Jadi Mirip Ponsel Android Flagship

    Casing Rollme Sulap iPhone 17 Pro Max Jadi Mirip Ponsel Android Flagship

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 16
    • 0Komentar

    NEW YORK — Industri ponsel pintar kelas atas terus bersaing menghadirkan inovasi radikal, mulai dari ponsel lipat hingga integrasi layar sekunder di bagian belakang bodi. Vendor Android seperti Xiaomi melalui lini flagshipnya, serta pengembangan modul magnetik oleh Honor dan Oppo, menjadi bukti bahwa tren layar mini di bagian belakang sedang naik daun. Namun, alih-alih merogoh […]

  • Modus Jual ke Warung Kecil, Polisi Gulung Penyeleweng Bio Solar di Talamau

    Modus Jual ke Warung Kecil, Polisi Gulung Penyeleweng Bio Solar di Talamau

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Tim Opsnal Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar. Pengungkapan ini terjadi di wilayah Jorong Kajai, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 21.34 WIB. Kapolres Pasaman Barat, AKBP […]

  • Karnaval Bersih Desa Pasaman Barat Sukses Padukan Filosofi Jawa dan Gotong Royong

    Karnaval Bersih Desa Pasaman Barat Sukses Padukan Filosofi Jawa dan Gotong Royong

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Di tengah modernisasi zaman di mana anak muda lebih hafal koreografi dance media sosial ketimbang filosofi warisan leluhur, warga Kampung II Tanjung Sari Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, justru membuat gebrakan yang patut diacungi jempol. Pada Rabu (24/6), mereka sukses menggelar tradisi Bersih Desa sebagai bagian dari rangkaian Tuning Sari Culture Festival […]

  • Limapuluh Kota Kembali Dihantam Bencana, 2.000 Jiwa Terisolasi dan Pemda Didesak Tetapkan Tanggap Darurat

    Limapuluh Kota Kembali Dihantam Bencana, 2.000 Jiwa Terisolasi dan Pemda Didesak Tetapkan Tanggap Darurat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Limapuluh Kota, SUMBARBIZ – Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa sore (12/5/2026) hingga Rabu dini hari (13/5/2026) menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali dilanda bencana longsor, banjir, dan tanah amblas. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan warga dan kelumpuhan akses ekonomi. Akses Terputus dan Warga Terisolasi Dampak paling parah dilaporkan […]

  • Sepak Bola Menyatukan Dunia Namun Birokrasi Amerika Serikat Justru Memecahnya

    Sepak Bola Menyatukan Dunia Namun Birokrasi Amerika Serikat Justru Memecahnya

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 15
    • 0Komentar

    NEW YORK — Sepak bola sejak lama diagungkan sebagai The Beautiful Game karena kemampuannya yang magis untuk meruntuhkan sekat perbedaan dan menyatukan umat manusia. Namun, ketika turnamen olahraga terbesar di dunia ini mendarat di tanah Amerika Serikat, keajaiban tersebut seketika menguap, digantikan oleh dinding birokrasi, tarif mencekik, dan retorika perang yang dingin. Ironi terbesar langsung […]

expand_less