BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » BPS Catat Impor Migas Sumatera Barat Naik Hingga Ratusan Persen

BPS Catat Impor Migas Sumatera Barat Naik Hingga Ratusan Persen

  • account_circle Adi Putra
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • print Cetak

PADANG — Menjadi orang kaya yang hobi belanja memang menyenangkan, tapi kalau belanjaannya sampai menguras tabungan satu provinsi, itu lain cerita. Kabar kurang sedap datang dari catatan makroekonomi Ranah Minang.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat melaporkan bahwa Neraca Perdagangan Sumbar pada periode Mei 2026 mendadak loyo dan menyusut sebesar 77,62 juta dolar AS jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Usut punya usut, biang kerok dari drama penyusutan ini bukan karena warga Sumbar kurang rajin bekerja, melainkan karena syahwat belanja sektor Minyak dan Gas alias impor migas yang melonjak ugal-ugalan.

Tren positif yang sempat dibangun dengan susah payah pada awal tahun terpaksa harus rela digerogoti oleh tagihan belanja energi dari luar negeri yang datang bertubi-tubi.

Data Kumulatif Surplus Sih, Tapi Mengalami Diet Ketat

Untungnya, jika melihat rapor dari bulan Januari hingga Mei 2026 secara keseluruhan, Neraca Perdagangan Sumbar sebenarnya masih bisa pamer karena mencatatkan surplus sebesar 700,85 juta dolar AS. Nilai ekspor kebanggaan kita ternyata masih bisa berdiri lebih tinggi ketimbang angka impornya.

Tapi jangan senang dulu, wahai penikmat angka statistik! Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu yang sukses menyentuh angka 847,43 juta dolar AS, surplus tahun ini sejatinya sedang mengalami penyusutan drastis sebesar 146,58 juta dolar AS.

Mengapa bisa berkurang? Ya kembali lagi ke masalah klasik: kita terlalu asyik mengonsumsi bahan bakar dari luar negeri ketimbang memikirkan cara menghematnya.

Angka Kegilaan Impor Migas: Naik Hampir Tiga Kali Lipat!

Mari kita bedah angka-angka mengerikan yang dirilis oleh BPS agar Anda paham seberapa masifnya aktivitas impor migas ini. Sepanjang Januari–Mei 2026, nilai belanja minyak dan gas bumi melonjak luar biasa sebesar 173,36 persen.

Khusus untuk bulan Mei 2026, kegilaan ini semakin menjadi-jadi yakni nilai impor untuk komoditas Minyak dan Gas terbang tinggi sebesar 268,02 persen secara tahunan (year on year). Sementara total tagihan belanja tersebut mencapai angka fantastis yaitu 403,08 juta dolar AS. Akibatnya, defisit di sektor migas saja sukses menembus level 291,16 juta dolar AS.

Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, dengan nada tegas menjelaskan bahwa kondisi defisit ini murni dipicu oleh lonjakan belanja energi.

“Hal ini disebabkan masifnya komponen impor yang tumbuh hingga hampir tiga kali lipat sebesar 182,18 persen pada Januari–Mei 2026,” ujar Hasan pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Padahal, kinerja ekspor Sumbar sendiri sebenarnya tumbuh positif sebesar 16,10 persen dari 1.017,81 juta dolar AS menjadi 1.181,63 juta dolar AS. Namun, sekuat-kuatnya ekspor kita bertarung, tetap saja babak belur tidak mampu mengimbangi laju pertumbuhan impor komoditas migas yang sangat rakus.

Singapura dan Malaysia: Mitra Setia Penguras Kas Daerah

Jika Anda penasaran ke mana uang jutaan dolar itu mengalir, jawabannya adalah ke kantong tetangga sebelah. Negara Singapura tercatat masih memegang mahkota sebagai pemasok utama atau negara asal impor migas terbesar bagi Sumatera Barat.

Nilai transaksinya tidak main-main, mencapai 293,18 juta dolar AS atau menguasai sekitar 60,98 persen dari total kue impor migas selama lima bulan pertama di tahun 2026.

Mengekor di posisi kedua, ada Malaysia yang setia menyuplai kebutuhan energi kita dengan nilai impor mencapai 112,12 juta dolar AS. Menurut Hasan, peta negara asal pasokan energi ini tidak mengalami perubahan signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2025 lalu.

Menariknya, untuk sektor non-migas khususnya komoditas ampas atau sisa industri makanan, Argentina secara mengejutkan merayap naik mengisi peringkat ketiga.

Kesimpulannya, jika tidak ada langkah konkret untuk meredam ketergantungan pada impor migas, jangan harap Neraca Perdagangan Sumbar bisa kembali tersenyum lebar. Selama kita masih gemar membeli minyak dari luar negeri, selama itu pula angka surplus perdagangan kita akan terus mengalami diet ketat!

  • Penulis: Adi Putra
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alarm Kesehatan Pasaman Barat, 89 Bayi dan 12 Ibu Meninggal pada 2024

    Alarm Kesehatan Pasaman Barat, 89 Bayi dan 12 Ibu Meninggal pada 2024

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Angka kematian bayi dan kematian ibu melahirkan di Kabupaten Pasaman Barat sepanjang tahun 2024 masih menjadi perhatian serius dalam sektor kesehatan masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Barat dalam publikasi Indikator Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pasaman Barat 2025, tercatat sebanyak 89 kasus kematian bayi dan 12 kasus kematian ibu melahirkan […]

  • Muharram, Bulan Haram yang Sarat Nilai Ibadah dan Hikmah

    Muharram, Bulan Haram yang Sarat Nilai Ibadah dan Hikmah

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Said Khairil Ibad
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta – Bulan Muharram memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Selain menjadi bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram juga termasuk dalam empat bulan suci atau asyhurul hurum yang dimuliakan Allah SWT. Bagi umat Islam, Muharram tidak hanya menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi spiritual, meningkatkan ketakwaan, serta memperbaiki […]

  • Sumarak Pasa Ekraf 2026 Menjadi Wadah Promosi Produk UMKM Pasaman Barat

    Sumarak Pasa Ekraf 2026 Menjadi Wadah Promosi Produk UMKM Pasaman Barat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Sampono
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SIMPANG AMPEK — Ribuan warga memadati halaman Kantor Bupati Pasaman Barat pada Sabtu (6/6) malam untuk menyaksikan hari kedua pergelaran Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2026. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak awal acara hingga mencapai puncaknya saat penampilan disjoki (DJ) Damonok dan penyanyi Diva Aurel, dua bintang tamu yang telah lama dinantikan oleh publik […]

  • Peringatan Cuaca Sumatera Barat 13 Mei 2026: Waspada Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah

    Peringatan Cuaca Sumatera Barat 13 Mei 2026: Waspada Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Padang, SUMBARBIZ – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Rabu, 13 Mei 2026. Cuaca hari ini diprediksi akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan dengan intensitas yang beragam di berbagai titik administratif. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi akumulasi curah hujan […]

  • TBS Kelapa Sawit Pasaman Barat Menguat pada Update Harga Jumat Hari Ini

    TBS Kelapa Sawit Pasaman Barat Menguat pada Update Harga Jumat Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Harga TBS Kelapa Sawit di Kabupaten Pasaman Barat kembali menunjukkan tren positif pada Jumat, 17 Juli 2026. Berdasarkan perkembangan harga harian yang dirilis pemerintah daerah sehari sebelumnya, harga pembelian di sejumlah PKS masih berada pada level yang cukup tinggi, memberikan angin segar bagi ribuan petani sawit di daerah tersebut. Data terakhir menunjukkan […]

  • Akses Jalan SDN 10 Lambung Bukit Amblas, Keselamatan Siswa Terancam

    Akses Jalan SDN 10 Lambung Bukit Amblas, Keselamatan Siswa Terancam

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Padang, SUMBARBIZ – Kondisi infrastruktur di SDN 10 Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, kian memprihatinkan. Pascabencana banjir bandang yang melanda pada November 2025 lalu, akses jalan di depan sekolah tersebut terpantau amblas dan kondisinya terus memburuk hingga Selasa (12/5/2026). Patahan jalan yang berada persis di depan pagar sekolah kini semakin melebar. Hal […]

expand_less