Upaya Nyata Pemkab Pasaman Barat Stabilkan Harga Pangan Lewat Pasar Murah
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
- print Cetak

Pasar Murah di Pasaman Barat: Langkah Konkret Tekan Inflasi dan Amankan Dompet Warga
PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat tampaknya sangat paham cara menyenangkan hati emak-emak sekaligus menjinakkan laju inflasi. Melalui kolaborasi apik Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, pemerintah daerah resmi menggelar Operasi Pasar alias Pasar Murah yang dipusatkan di Kantor Wali Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kamis (16/7).
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Ketika harga barang-barang di pasar konvensional hobi “melompat” naik tanpa permisi, kehadiran bahan pokok dengan harga miring tentu menjadi oase di tengah gurun bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dengan aman.
Arahan Kepala Daerah Tentang Sembako Murah untuk Rakyat
Gerakan tanggap pangan ini dilaksanakan atas arahan langsung dari Bupati Pasaman Barat, Yulianto, bersama Wakil Bupati M. Ihpan. Keduanya menginstruksikan agar jajaran terkait segera turun ke lapangan guna memotong jalur distribusi yang kerap membuat harga melonjak. Hasilnya? Harga-harga sembako di gerai darurat ini sukses bikin tersenyum lebar.
Di lokasi acara, masyarakat disuguhkan dengan paket komoditas pokok yang harganya dijamin ramah kantong dan berada di bawah harga pasar reguler. Untuk beras kualitas medium, warga hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp75.000 saja per 5 kilogram.
Sementara itu, gula pasir dibanderol Rp16.000 per kilogram, dan minyak goreng merek Sari Murni dilepas dengan harga Rp18.000 per kilogram. Kombinasi harga ini jelas menjadi magnet kuat bagi warga sekitar.
Antusiasme Warga Nagari Lingkuang Aua
Sejak matahari baru saja beranjak tinggi di pagi hari, halaman Kantor Wali Nagari Lingkuang Aua sudah disemut oleh warga yang datang dari berbagai penjuru. Antusiasme masyarakat yang luar biasa ini menjadi indikator kuat bahwa program stabilisasi harga seperti ini memang sangat dinantikan dan dibutuhkan oleh publik.
“Antre sedikit tidak masalah, yang penting dapur tetap bisa ngebul dan dompet tidak langsung kempes,” seloroh salah seorang ibu rumah tangga di lokasi yang tampak mengantre dengan tertib sembari menenteng minyak goreng dan beras.
Fenomena ini membuktikan bahwa Pasar Murah bukan sekadar program seremonial belaka, melainkan sebuah solusi konkret yang menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar dari masyarakat kelas menengah ke bawah.
Strategi Berkelanjutan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Menjinakkan Inflasi
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pasaman Barat, Agusli, menegaskan bahwa operasi pasar ini adalah bagian dari strategi makro pemerintah untuk meredam inflasi daerah. Di tengah fluktuasi harga global yang tidak menentu, pemerintah daerah dituntut harus bergerak lincah agar masyarakat tidak menjadi korban ketidakpastian pasar.
“Pasar Murah ini tidak akan berhenti di sini saja. Kami akan melaksanakannya secara bergilir di kecamatan-kecamatan se-Kabupaten Pasaman Barat. Tujuannya jelas, untuk menstabilkan harga bahan pokok sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat kita,” jelas Agusli mantap.
Agusli juga menambahkan bahwa ke depan, pihak Pemkab akan memperketat pengawasan stok barang dan memperkuat sinergi dengan para distributor serta pelaku usaha lokal. Dengan pasokan yang aman, diharapkan tidak ada lagi celah bagi spekulan untuk mempermainkan harga di pasaran.
Disclaimer: Artikel ini ditulis berdasarkan data dan laporan kegiatan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang berlangsung pada hari Kamis, 16 Juli. Segala bentuk perubahan harga komoditas atau jadwal pelaksanaan operasi pasar di lokasi berikutnya merupakan wewenang penuh dari dinas terkait.
- Penulis: Irfansyah P
