BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kasus Penemuan Mayat Lansia di Kampuang Cino Gegerkan Warga Bukittinggi

Kasus Penemuan Mayat Lansia di Kampuang Cino Gegerkan Warga Bukittinggi

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • print Cetak

BUKITTINGGI – Bangun pagi di akhir pekan yang harusnya tenang dan damai mendadak berubah menjadi tontonan dramatis yang bikin heboh jagat publik Kota Jam Gadang.

Pihak kepolisian sektor Kota Bukittinggi baru saja mengonfirmasi adanya laporan kasus Penemuan Mayat seorang warga lanjut usia (Lansia) berjenis kelamin laki-laki. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kediamannya sendiri pada hari Sabtu (4/7).

Bukan sekadar penemuan biasa, proses evakuasi jasad korban bahkan harus melibatkan armada tangga darurat karena akses jalan yang super ribet. Alhasil, halaman rumah korban mendadak ramai disesaki warga yang penasaran sekaligus merinding melihat aksi tim gabungan di lapangan.

Kronologi Bau Menyengat dan Tetesan Darah dari Lantai Dua

Awal mula terungkapnya aroma duka ini berkat ketajaman hidung para tetangga sekitar yang mencium bau tidak sedap bin menyengat di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kapolsek Bukittinggi, Kompol Mazwanda, jasad Lansia laki-laki yang diketahui bernama Martinus Delli alias Koko (89 tahun) tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pukul 07.30 WIB.

Kecurigaan warga semakin memuncak ketika mereka tidak hanya mencium bau busuk, melainkan juga melihat adanya tetesan cairan diduga darah yang merembes jatuh dari lantai dua bangunan rumah korban.

Merasa ada yang tidak beres dan enggan berspekulasi menjadi detektif amatir, warga pun langsung berinisiatif menghubungi pihak Polsek jajaran Polresta Bukittinggi.

Terjepit di Lubang Lantai Dua: Polisi Pastikan Murni Musibah

Mendapat laporan darurat tersebut, tim identifikasi dari Polresta Bukittinggi langsung meluncur ke lokasi kejadian yang berada di kawasan padat penduduk di Jalan A. Yani, Kampuang Cino, Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas medis dan polisi memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik atau bekas penganiayaan di tubuh korban.

“Dari hasil evakuasi, korban ini kakinya tersangkut ke dalam salah satu lubang karena rumahnya di lantai dua, jadi tidak bisa mengangkat badannya,” ungkap Kompol Mazwanda menjelaskan posisi korban.

Pihak keluarga pun pasrah dan memaklumi kondisi tersebut lantaran sang kakek menurut pengakuan anaknya memang sudah agak pikun karena faktor usia yang uzur serta kerap sakit-sakitan.

Diduga kuat, sang kakek terjebak dan tidak mampu menolong dirinya sendiri hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir sekitar tiga hari yang lalu tanpa diketahui oleh siapa pun. Karena sudah jelas murni musibah, pihak keluarga pun sepakat menolak untuk dilakukan tindakan otopsi lebih lanjut.

Evakuasi Ekstrem: Ketika Jenazah Harus Diusung Lewat Jendela

Drama sesungguhnya justru terjadi saat jasad korban hendak dibawa ke rumah sakit. Lantaran kondisi lantai satu rumah korban tergolong sangat sempit, berantakan, dan dinilai sama sekali tidak kondusif untuk mengusung kantong jenazah, tim gabungan terpaksa memutar otak.

Polisi akhirnya meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi untuk melakukan evakuasi jalur udara alias lewat jendela luar.

Kepala Dinas Damkar Kota Bukittinggi, Joni Feri, langsung mengomandani Regu Brama untuk menjemput jasad korban dari lantai dua menggunakan tangga mekanis mobil operasional mereka.

Petugas damkar harus memanjat dinding rumah dengan hati-hati demi mengeluarkan jenazah sang kakek melalui celah jendela. Beruntung, berkat keahlian tim di lapangan, proses evakuasi vertikal yang menegangkan tersebut berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti.

Semoga mendiang Koko mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih rajin menjenguk orang tua yang tinggal sendirian!

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Pasaman Barat Diingatkan Jangan Sombong Dan Rajin Bayar Pajak

    ASN Pasaman Barat Diingatkan Jangan Sombong Dan Rajin Bayar Pajak

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan seragam rapi dan tanda jabatan mentereng di pundak memang kerap kali membuat dada sedikit membusung. Namun, dalam apel gabungan yang digelar di halaman Kantor Bupati pada Senin (6/7), atmosfer mendadak berubah menjadi sesi “kultum” penuh sindiran menohok. Dengan nada tegas namun sarat akan pesan mendalam, […]

  • Baharuddin R Kecam Narasi Provokatif yang Sebut Pemimpin Terdahulu ‘Memperkosa’ Pasaman Barat

    Baharuddin R Kecam Narasi Provokatif yang Sebut Pemimpin Terdahulu ‘Memperkosa’ Pasaman Barat

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Tokoh senior sekaligus Bupati Pasaman Barat periode 2010–2015, Baharuddin R, mengeluarkan pernyataan tegas terkait dinamika diskursus publik di media sosial yang dinilai mulai tidak sehat. Dia meminta seluruh lapisan masyarakat, terutama para aktivis muda, untuk berhenti membenturkan antar pemimpin dan menghormati jasa para pejabat terdahulu yang telah membangun daerah. Baharuddin menekankan bahwa […]

  • KPK Angkut Koper Hitam dari Rumah Dinas Bupati Muara Enim Nonaktif

    KPK Angkut Koper Hitam dari Rumah Dinas Bupati Muara Enim Nonaktif

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan tindakan hukum berupa penggeledahan di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.  Langkah ini diambil sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison. Guna kelancaran proses di lapangan, lembaga antirasuah tersebut menerjunkan dua tim terpisah dengan mendapatkan pengawalan […]

  • Ditinggal di Teras Warung Pecel, Bayi Mungil Berbaju Panda Dievakuasi Polisi

    Ditinggal di Teras Warung Pecel, Bayi Mungil Berbaju Panda Dievakuasi Polisi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JATENG – Suasana tenang di Dukuh Plasan RT 015, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen mendadak gempar. Warga setempat dikagetkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan yang ditinggalkan di dalam sebuah kardus di atas meja teras rumah warga pada Senin malam (25/5/2026) sekitar pukul 20.10 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang baru […]

  • Bongkar Lapak Tanpa Prosedur, Penertiban Satpol PP Payakumbuh Malah Diduga Langgar Hukum

    Bongkar Lapak Tanpa Prosedur, Penertiban Satpol PP Payakumbuh Malah Diduga Langgar Hukum

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Sukrianto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PAYAKUMBUH — Niat hati ingin menegakkan aturan agar kota tertib, tindakan bongkar lapak yang dilakukan oleh aparat justru berbalik menjadi bumerang. Alih-alih tampil sebagai teladan, operasi penertiban yang dipimpin oleh Kasatgas Satpol PP setempat, Dewi Centong, dinilai menabrak prosedur baku yang tertulis di dalam Peraturan Daerah (Perda) itu sendiri. Lucunya, bukannya menertibkan pelanggar, para petugas […]

  • Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.743.000 per Gram pada Senin Pagi

    Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.743.000 per Gram pada Senin Pagi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Jakarta, pada Senin (8/6/2026) pukul 08.37 WIB, tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp5.000,00. Nilai tersebut mengubah posisi harga emas Antam menjadi Rp2.743.000,00 per gram dari yang sebelumnya berada di angka Rp2.738.000,00 per gram. Selaras dengan harga jual, harga beli kembali […]

expand_less