Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Viral Tambang Emas Ilegal Talamau, Lingkungan Rusak, Solar Langka, Tapi Ekonomi Warga Meroket

Viral Tambang Emas Ilegal Talamau, Lingkungan Rusak, Solar Langka, Tapi Ekonomi Warga Meroket

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) diduga kembali marak di kawasan Jorong Tombang, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Berdasarkan postingan salah satu pengguna medsos, puluhan alat berat jenis ekskavator dilaporkan kembali beroperasi di sepanjang bantaran sungai setempat.

Menurut postingan akun Facebook ‘Jaya Satria’, aktivitas ilegal tersebut diperkirakan sudah berlangsung lama. ​Kondisi lokasi kini mengalami perubahan bentang alam yang signifikan. Area bantaran sungai berubah menjadi galian terbuka dengan tanah yang dikeruk, genangan air keruh, serta tumpukan batu material.

“Informasi dari lapangan, saat ini ada sekitar 30 unit alat berat yang beroperasi di bantaran sungai Jorong Tombang. Kerusakan ekosistemnya sudah mulai terlihat jelas,” tulisnya pada Selasa (19/5/2026).

​Dia mengkhawatirkan aktivitas tersebut berpotensi memperparah risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, sekaligus mencemari sumber air bersih yang mengaliri area persawahan masyarakat.

​Jeritan Sopir Angkutan Terhadap Kelangkaan Solar

​Isu ini menjadi viral di jagat maya dan memicu ratusan respons dari netizen. Salah satu keluhan utama yang muncul ke permukaan adalah dampak operasional alat berat terhadap ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

​Sejumlah pengendara dan sopir angkutan logistik mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar di SPBU akibat diduga ikut tersedot oleh aktivitas tambang tersebut.

​”Kami sebagai sopir merasa dizalimi. Mereka (oknum penambang) bisa mengisi solar jeriken tanpa antre, sementara giliran kami yang mengantre, solar selalu habis,” keluh Irvan Maulana, seorang sopir angkutan dalam komentarnya.

​Hal senada diungkapkan oleh Idris Sardi, yang menyatakan tidak mempermasalahkan aktivitas tambang secara personal, sejauh tidak mengambil hak masyarakat kecil.

“Yang jadi permasalahan adalah mereka mengambil hak BBM bersubsidi jenis solar. Kami sebagai pengemudi menjerit memperoleh solar, sementara mereka tertawa memperoleh pendapatan besar,” pungkasnya menimpali.

​Sudut Pandang Ekonomi Warga Lokal

​Kendati menuai kritik tajam dari sisi hukum dan lingkungan, aktivitas PETI ini juga mendapat pembelaan dari sebagian warga yang melihatnya dari sudut pandang peningkatan ekonomi daerah terpencil.

​Rakiman Putra Sundata, yang turut mengomentari memaparkan bahwa kehadiran tambang tersebut justru mendongkrak taraf hidup masyarakat Jorong Tombang yang selama ini merasa terisolasi dari pembangunan infrastruktur pemerintah.

“Masyarakat Tombang tidak dirugikan, bahkan pendapatannya naik. Sebelum ada tambang penghasilan rata-rata 200 ribu rupiah per hari, sekarang bisa naik menjadi 600 ribu hingga 2 juta rupiah per hari,” tulis Rakiman. Menurutnya, selama ini wilayah Tombang luput dari perhatian pemerintah, khususnya saat akses jalan terputus akibat cuaca buruk.

​Senada dengan hal itu, Edo Novri mengkritik regulasi pemerintah yang dinilai kerap mempersulit masyarakat kecil untuk membuka usaha secara legal di tanah mereka sendiri, sementara pemulihan ekonomi berjalan lambat. Sebagai jalan tengah, beberapa warga menyarankan agar pemerintah daerah segera memfasilitasi pengajuan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) agar aktivitas ini dapat dilegalkan dan dikontrol dengan baik.

​Hukum

​Secara hukum, aktivitas penambangan tanpa izin melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Regulasi tersebut menegaskan bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dapat dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.***

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Android 17 Resmi Meluncur: Era Baru “Gemini Intelligence” dan Fitur Anti Doom-Scrolling

    Android 17 Resmi Meluncur: Era Baru “Gemini Intelligence” dan Fitur Anti Doom-Scrolling

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Teknologi, SUMBARBIZ – Google secara resmi memperkenalkan Android 17 dalam ajang tahunan Android Show edisi 2026. Setelah beberapa bulan menjalani masa beta di perangkat Pixel, sistem operasi terbaru ini akhirnya tampil di atas panggung dengan membawa perubahan besar, terutama pada integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam dan fitur kesejahteraan digital. Gemini Intelligence: Agen AI […]

  • Kalahkan Parma 2-0, Inter Milan Menjuarai Liga Italia

    Kalahkan Parma 2-0, Inter Milan Menjuarai Liga Italia

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Bola, SUMBARBIZ – Inter Milan memastikan menjuarai Liga Italia setelah membekuk Parma dengan skor 2-0 pada pekan 35 Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu waktu setempat. Pada pertandingan ini kemenangan Inter Milan atas Parma hadir berkat gol dari Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan, demikian catatan Serie A. Kemenangan ini membuat Inter Milan memiliki […]

  • Bupati Pasaman Barat Perjuangkan Revitalisasi 59 Sekolah ke Kemendikdasmen

    Bupati Pasaman Barat Perjuangkan Revitalisasi 59 Sekolah ke Kemendikdasmen

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Bupati Pasaman Barat Yulianto memperjuangkan bantuan dana tambahan revitalisasi serta rencana pengembangan sekolah terintegrasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah(Kemendikdasmen), Jakarta Pusat. Selain itu, Bupati Yulianto juga memperjuangkan rencana pengembangan sekolah terintegrasi, pada Rabu (6/5). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yulianto didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri. Audiensi diterima oleh […]

  • Bupati Yulianto Buka Khatam Al-Qur’an ke-6 Gunung Tuleh: Bentengi Generasi Muda dengan Agama

    Bupati Yulianto Buka Khatam Al-Qur’an ke-6 Gunung Tuleh: Bentengi Generasi Muda dengan Agama

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Sebanyak 400 santri yang berasal dari 52 TPQ dan MDTA se-Kecamatan Gunung Tuleh mengikuti prosesi Khatam Al-Qur’an ke-6 Tahun 2026 M/1447 H. Kegiatan yang mengusung tema “Menuju Generasi Unggul Gunung Tuleh: Mengenal Al-Qur’an, Pencinta Al-Qur’an, dan Berakhlak Al-Qur’an” ini dipusatkan di Masjid Raya Al Falaah Bandar Nagari Bahoras pada Selasa (12/5). […]

  • Pemda Pasaman Barat Berhasil Perjuangkan Bantuan Sekitar Rp80 Miliar untuk Tiga SPAM

    Pemda Pasaman Barat Berhasil Perjuangkan Bantuan Sekitar Rp80 Miliar untuk Tiga SPAM

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Ams
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ — Pemerintah pusat mengalokasikan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi sekitar Rp80 miliar untuk pemulihan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Pasaman Barat pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada akhir tahun 2025 lalu. Bantuan melalui Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebut difokuskan untuk pemulihan sarana air bersih dan sanitasi […]

  • Limapuluh Kota Kembali Dihantam Bencana, 2.000 Jiwa Terisolasi dan Pemda Didesak Tetapkan Tanggap Darurat

    Limapuluh Kota Kembali Dihantam Bencana, 2.000 Jiwa Terisolasi dan Pemda Didesak Tetapkan Tanggap Darurat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Limapuluh Kota, SUMBARBIZ – Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa sore (12/5/2026) hingga Rabu dini hari (13/5/2026) menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali dilanda bencana longsor, banjir, dan tanah amblas. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan warga dan kelumpuhan akses ekonomi. Akses Terputus dan Warga Terisolasi Dampak paling parah dilaporkan […]

expand_less