Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TEKNOLOGI » Kembali ke Pasar Smartphone, Lenovo Tantang Kompetitor Lewat Flagship Gaming Ekonomis Legion Y70

Kembali ke Pasar Smartphone, Lenovo Tantang Kompetitor Lewat Flagship Gaming Ekonomis Legion Y70

  • account_circle Yelki
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • print Cetak

TEKNOLOGI – Setelah beberapa tahun absen dan fokus pada lini Motorola yang diakuisisinya sejak 2014, raksasa teknologi asal Tiongkok, Lenovo, secara mengejutkan kembali ke pasar smartphone. Lenovo resmi menghidupkan kembali keluarga ponsel pintar yang berfokus pada game dengan meluncurkan produk flagship terbaru mereka, Lenovo Legion Y70 (2026).

Meski tidak mengusung nama yang mencolok, Legion Y70 (2026) siap menggebrak pasar dengan menawarkan kombinasi performa tinggi, baterai berkapasitas masif, dan layar super terang, namun tetap mempertahankan harga yang sangat terjangkau.

Spesifikasi Tangguh untuk Pengalaman Gaming Maksimal

Lenovo Legion Y70 (2026) dibekali dengan komponen keras yang solid untuk memenuhi kebutuhan para gamer. Ponsel ini mengusung layar OLED berukuran 6,82 inci dengan resolusi 2772 x 1280 piksel, dilengkapi teknologi refresh rate 144Hz. Salah satu nilai jual utama layarnya adalah tingkat kecerahan puncak yang mencapai 7.000 nits, menyamai rekor super-flagship Huawei Mate 80 Pro Max.

Di sektor dapur pacu, smartphone ini ditenagai oleh prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Generasi ke-5 yang dipadukan dengan opsi memori LPDDR5X Ultra sebesar 12GB atau 16GB. Sistem operasinya sudah menggunakan Android 16. Untuk menjaga performa tetap stabil saat digunakan bermain game dalam waktu lama, Lenovo menyematkan sistem pendingin internal berskala besar yang diklaim sangat efisien.

Berikut adalah spesifikasi lengkap Lenovo Legion Y70 (2026):

  • Layar: OLED 6,82 inci, 2772 x 1280 piksel, 144Hz, Kecerahan Puncak 7.000 nits

  • Prosesor: Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 (Non-Elite)

  • Memori & Penyimpanan: RAM 12GB/16GB (LPDDR5X Ultra), ROM 256GB/512GB/1TB (UFS 4.1)

  • Kamera Belakang: Utama 50MP (f/1.8, OIS) + Ultra-wide 8MP (f/2.2)

  • Kamera Depan: 32MP (f/2.2)

  • Baterai: 8.000mAh dengan Pengisian Daya Cepat 90W (Kabel)

  • Fitur Lain: Speaker Stereo Dolby Atmos, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, NFC, USB Tipe-C

  • Sertifikasi Ketahanan: IP66, IP68, dan IP69 (Tahan air dan debu)

  • Bobot & Warna: 224 gram; Tersedia dalam warna Hitam dan Putih

Unggul di Sektor Daya, Siap Bersaing di Kelasnya

Legion Y70 (2026) tidak dirancang untuk bersaing langsung dengan ponsel premium seperti Samsung Galaxy S26 Ultra atau Apple iPhone 17 Pro Max dalam hal kemampuan kamera. Namun, dalam hal ketahanan daya, ponsel ini berada di kelas yang berbeda.

Dengan baterai berkapasitas 8.000mAh, ponsel ini mampu bertahan hingga dua hari penuh dalam penggunaan normal, mengungguli kompetitor seperti OnePlus 15. Kapasitas ini hanya kalah tipis dari OnePlus Ace 6 Ultra yang memiliki baterai 8.600mAh. Pengisian daya kabel 90W yang diusungnya juga sangat impresif, meskipun Lenovo memangkas fitur pengisian daya nirkabel (wireless charging) demi menekan harga.

Meskipun performa chipset Snapdragon 8 Gen 5 non-Elite miliknya berada satu tingkat di bawah RedMagic 11S Pro, Legion Y70 menawarkan keunggulan mutlak dari segi nilai ekonomis.

Harga dan Ketersediaan

Daya tarik terbesar dari Lenovo Legion Y70 (2026) terletak pada harganya yang sangat kompetitif untuk sebuah ponsel berspesifikasi flagship. Di pasar domestik Tiongkok, ponsel ini dibanderol dengan harga:

  • Varian RAM 12GB / ROM 256GB: 3.099 Yuan (sekitar $454 atau Rp7,2 Jutaan)

  • Varian RAM 12GB / ROM 512GB: 3.699 Yuan (sekitar $543 atau Rp8,6 Jutaan)

  • Varian RAM 16GB / ROM 1TB: 4.899 Yuan (sekitar $719 atau Rp11,4 Jutaan)

Sayangnya bagi konsumen global, laporan mengindikasikan bahwa peluncuran ponsel ini di wilayah Amerika Serikat tampaknya mustahil, dan ketersediaannya di pasar Eropa juga sangat kecil kemungkinan terjadi. Kendati demikian, langkah Lenovo ini menjadi angin segar di industri smartphone, membuktikan bahwa inovasi perangkat gaming berspesifikasi tinggi tidak selalu harus ditebus dengan harga selangit.***

  • Penulis: Yelki
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update: 14 Tewas dan 84 Terluka Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL di Bekasi

    Update: 14 Tewas dan 84 Terluka Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL di Bekasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Insiden kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur dilaporkan korban tewas bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, ada 84 orang korban yang terluka. “Update pada pukul 08.45 WIB sebanyak orang 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan […]

  • Dalam 13 Hari, Polri Ungkap 330 Tersangka penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi

    Dalam 13 Hari, Polri Ungkap 330 Tersangka penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Toibin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Sebanyak 330 tersangka di 223 tempat kejadian perkara (TKP) berhasil diamankan aparat dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Ratusan tersangka itu diamankan dalam dalam periode 7 hingga 20 April 2026 atau kurun waktu 13 hari. Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga ketahanan energi nasional dengan […]

  • Dampak Pemeriksaan Kejari, 449 Petani KUD Rantau Pasaman Mengeluh Lahan PSR Terbengkalai

    Dampak Pemeriksaan Kejari, 449 Petani KUD Rantau Pasaman Mengeluh Lahan PSR Terbengkalai

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Ratusan petani kecil yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Rantau Pasaman mengaku mengalami kerugian materiil dan psikologis akibat mencuatnya kasus dugaan korupsi dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Proses penyelidikan yang saat ini berjalan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman Barat dinilai mengganggu fokus kerja petani dan menghambat kelanjutan program di lapangan. […]

  • Tembus Pasar Malaysia, Jagung Hasil Panen Raya Pasaman Barat Siap Diekspor!

    Tembus Pasar Malaysia, Jagung Hasil Panen Raya Pasaman Barat Siap Diekspor!

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Irfan Dt Sampono
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Kabupaten Pasaman Barat kembali membuktikan perannya sebagai salah satu lumbung pangan strategis. Pada Sabtu (16/5/2026), Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menghadiri langsung gelaran Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dipusatkan di Jorong Bandarajo, Nagari Lingkuang Aua Bandarajo, Kecamatan Pasaman. Bukan sekadar panen biasa, momentum ini merupakan bagian dari agenda akbar nasional yang […]

  • Hilang Diterkam Buaya Saat Cari Lokan, Pria Lansia di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

    Hilang Diterkam Buaya Saat Cari Lokan, Pria Lansia di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Seorang pria lansia bernama Darwin (61), warga Air Jernih, Aek Sompik, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang dilaporkan hilang akibat diterkam buaya, akhirnya berhasil ditemukan. Korban ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (20/5/2026) pagi. Peristiwa tragis tersebut bermula pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. […]

  • Sembilan Nyawa Melayang di Sijunjung, Kapolda Sumbar Pilih Jalan Pintas Hindari Wartawan

    Sembilan Nyawa Melayang di Sijunjung, Kapolda Sumbar Pilih Jalan Pintas Hindari Wartawan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PADANG — Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, memilih bungkam dan enggan memberikan tanggapan mendalam terkait maraknya aktivitas penambangan emas ilegal di Kabupaten Sijunjung. Sikap dingin orang nomor satu di Kepolisian Daerah Sumbar ini memicu sorotan, terlebih setelah aktivitas ilegal yang merusak lingkungan tersebut baru-baru ini merenggut sembilan korban jiwa akibat tertimbun. […]

expand_less