BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » INTERNASIONAL » Kesaksian Mengerikan Aktivis Yunani: Dipukul, Ditembak Peluru Plastik, dan Disiksa Israel dalam Kontainer Tanpa Air

Kesaksian Mengerikan Aktivis Yunani: Dipukul, Ditembak Peluru Plastik, dan Disiksa Israel dalam Kontainer Tanpa Air

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

ATHENA — Sebanyak 19 aktivis kemanusiaan asal Yunani yang ditahan oleh otoritas Israel akhirnya tiba kembali di tanah air mereka melalui Bandara Internasional Athena pada Jumat (22/5) malam sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Kepulangan mereka disambut riuh oleh keluarga, kerabat, serta ratusan pendukung Palestina yang mengibarkan bendera dan meneriakkan slogan-slogan solidaritas.

Para aktivis tersebut merupakan bagian dari kru dan penumpang armada bantuan “Global Sumud” yang menuju Jalur Gaza. Kapal mereka dicegat oleh pasukan Israel di perairan internasional, yang kemudian berujung pada penahanan seluruh manifes kapal.

Setibanya di Athena, para aktivis membeberkan kesaksian mengejutkan mengenai dugaan penyiksaan dan perlakuan buruk yang mereka alami selama berada di bawah penahanan Israel.

Salah satu aktivis, Phaedra Vokali, mengungkapkan bahwa sejumlah peserta armada mengalami luka fisik yang cukup serius akibat tindakan represif aparat Israel.

“Ada di antara kami yang kondisinya sangat buruk hingga tidak bisa berjalan. Setelah semua penyiksaan itu, kami dibawa ke penjara di Pelabuhan Ashdod,” ujar Vokali kepada media di bandara.

Vokali menggambarkan kondisi di dalam fasilitas penahanan tersebut sebagai lingkungan yang “tidak manusiawi” dan sangat keras. Menurutnya, para aktivis disekap di dalam ruang kontainer yang sempit tanpa akses yang layak terhadap air bersih, makanan, maupun kebutuhan sanitasi dasar seperti tisu toilet.

“Kami tidur hampir saling bertumpukan di dalam kontainer. Namun, dibandingkan dengan penderitaan rakyat Palestina selama puluhan tahun, apa yang kami alami ini tidak ada apa-apanya,” tambah Vokali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Tuduhan Genosida dan Pembiaran oleh Negara Barat

Senada dengan Vokali, aktivis lain bernama Christini Desi-Luka menegaskan bahwa misi “Global Sumud” murni merupakan gerakan damai untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan oleh warga di Jalur Gaza. Ia menuduh Israel sengaja menghalangi segala bentuk bantuan sebagai bagian dari upaya sistematis untuk menghancurkan populasi Palestina.

“Mereka [Israel] berusaha menghancurkan rakyat Palestina dan melakukan genosida,” kata Desi-Luka.

Desi-Luka juga menyatakan tidak ada satu pun aktivis di dalam armada tersebut yang lolos dari intimidasi dan kekerasan fisik selama masa penahanan.

“Mereka mencoba menghilangkan sisi kemanusiaan kami. Kami menghadapi peluru plastik, pemukulan, dan kehausan,” tuturnya.

Dalam pernyataannya, Desi-Luka turut melayangkan kritik keras terhadap sikap politik negara-negara Barat, termasuk pemerintah Yunani dan Amerika Serikat, yang dinilai menutup mata terhadap pelanggaran hukum internasional yang terus terjadi. Ia mendesak masyarakat internasional dan warga Yunani pada khususnya untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil sikap nyata atas krisis kemanusiaan di Palestina.

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Bantuan Pangan Rendah, Pemerintah Diminta Waspadai Lonjakan Harga

    Realisasi Bantuan Pangan Rendah, Pemerintah Diminta Waspadai Lonjakan Harga

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Belum tuntasnya realisasi bantuan pangan (Banpang) periode Februari–Maret 2026 oleh Bulog jadi sorotan. Program tersebut sejatinya menyasar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Dari total alokasi 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng, realisasi penyaluran dilaporkan baru mencapai 23,46 persen. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex […]

  • Tiga Ruko di Bundaran Simpang Empat Pasaman Barat Hangus Terbakar Malam Ini

    Tiga Ruko di Bundaran Simpang Empat Pasaman Barat Hangus Terbakar Malam Ini

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya tiga unit rumah toko (ruko) di kawasan padat penduduk, tepatnya di persimpangan bundaran Simpang Empat, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, pada Senin (18/5/2026) malam. ​Peristiwa memilukan tersebut dilaporkan terjadi sekira pukul 23.15 WIB. Mengingat posisi ruko yang saling berdempetan, kobaran api dengan cepat […]

  • Esensi Idul Adha: Apakah Semua Umat Muslim Wajib Berkurban?

    Esensi Idul Adha: Apakah Semua Umat Muslim Wajib Berkurban?

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Said Khairil Ibad
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KHAZANAH – Perayaan Hari Raya Idul Adha selalu menjadi momentum yang dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, antusiasme ini tercermin dari maraknya berbagai kegiatan budaya dan tradisi daerah, mulai dari pawai obor, takbir keliling, hingga prosesi tahunan Grebeg Besar yang digelar di istana Yogyakarta. Namun di balik kemeriahan budaya tersebut, Idul Adha menyimpan […]

  • Makan Bergizi Gratis Rp15 Ribu: Cukup Buat Operasional, Insentif, Plus Bahan Baku?

    Makan Bergizi Gratis Rp15 Ribu: Cukup Buat Operasional, Insentif, Plus Bahan Baku?

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di tengah badai kebijakan efisiensi anggaran yang digalakkan pemerintah, Badan Gizi Nasional (BGN) tetap optimistis menjalankan mega proyek Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski sejumlah anggaran kegiatan dipotong, BGN mengklaim kualitas makanan untuk puluhan juta penerima manfaat tidak akan berkurang sedikit pun. Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa pihaknya menyambut baik kebijakan […]

  • Dampak Pemeriksaan Kejari, 449 Petani KUD Rantau Pasaman Mengeluh Lahan PSR Terbengkalai

    Dampak Pemeriksaan Kejari, 449 Petani KUD Rantau Pasaman Mengeluh Lahan PSR Terbengkalai

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Ratusan petani kecil yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Rantau Pasaman mengaku mengalami kerugian materiil dan psikologis akibat mencuatnya kasus dugaan korupsi dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Proses penyelidikan yang saat ini berjalan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman Barat dinilai mengganggu fokus kerja petani dan menghambat kelanjutan program di lapangan. […]

  • Suhu Tembus 35°C Disusul Hujan Deras, Ada Apa dengan Atmosfer Indonesia Saat Ini?

    Suhu Tembus 35°C Disusul Hujan Deras, Ada Apa dengan Atmosfer Indonesia Saat Ini?

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mempertebal kewaspadaan selama sepekan ke depan, terhitung sejak 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau dan masa peralihan (pancaroba), interaksi fenomena atmosfer justru memicu potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah. Sebelumnya, pada periode 21–24 Mei, masyarakat […]

expand_less