Pelabuhan Teluk Tapang Bakal Jadi Gudang Ekspor Impor di Pesisir Pantai Barat Sumatera
- account_circle Toibin
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- print Cetak

Pelabuhan Teluk Tapang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMBARBIZ – Pelabuhan Teluk Tapang yang berada di Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Provinsi Sumatera Barat bakal menjadi gudang ekspor impor di pesisir pantai barat Pulau Sumatera.
Selain itu, kehadiran Pelabuhan Teluk Tapang sekaligus memperpendek jalur distribusi logistik dan meningkatkan daya saing ekonomi wilayah. Untuk itu, pemerintah pusat maupun daerah terus berupaya mempercepat pembangunan lanjutan terhadap pelabuhan tersebut.
Fokus pembangunannya, mencakup penyediaan tangki timbun CPO untuk menampung hasil produksi sawit dari Pasaman Barat dan daerah sekitar, termasuk Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Pelabuhan ini, juga diproyeksikan menjadi pusat penampungan (hub) komoditas unggulan serta mendukung distribusi logistik di pesisir barat Sumatera.
Kawasan Pelabuhan Teluk Tapang sendiri, memiliki lahan sekitar seluas 20.000 hektare. Hal itu diperkirakan memiliki potensi besar sebagai pusat penampungan dan transit komoditas unggulan, seperti crude palm oil (CPO).
Pemerintah Pasaman Barat terus berupaya agar pelabuhan ini dipercepat proses pembangunan. Salah satu langkah yang dilakukan, Bupati Pasaman Barat Yulianto menghadiri rapat koordinasi bersama Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
Kemudian dengan Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, di Kantor BP BUMN, beberapa waktu lalu di Jakarta pusat. Rapat koordinasi ini diinisiasi Gubernur Sumatera Barat.
Rapat itu, bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam percepatan pembangunan infrastruktur serta pengembangan ekonomi daerah.
Bupati Yulianto mengatakan pentingnya pembangunan fasilitas pendukung pelabuhan, khususnya untuk penampungan crude palm oil (CPO) sebagai salah satu komoditas utama Pasaman Barat.
“Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang sebagai pusat penampungan CPO dan komoditas lainnya sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Pasaman Barat,” katanya.
Sementara itu BP BUMN menyatakan komitmennya dengan rencana menurunkan tim teknis untuk meninjau langsung rencana pembangunan fasilitas pelabuhan.
BP BUMN juga fokus pembangunan penyediaan tangki timbun CPO untuk menampung hasil produksi sawit dari Pasaman Barat dan daerah sekitar, termasuk Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Dengan dukungan tersebut, Pelabuhan Teluk Tapang diharapkan segera beroperasi optimal sebagai gerbang ekspor impor di pesisir pantai barat Sumatera, sekaligus memperpendek jalur distribusi logistik dan meningkatkan daya saing ekonomi wilayah.***
- Penulis: Toibin
- Editor: Hanny Bunny
