BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » KHAZANAH » Belajar Arti Tanggung Jawab dari Cerita Turunnya Wahyu di Gua Hira

Belajar Arti Tanggung Jawab dari Cerita Turunnya Wahyu di Gua Hira

  • account_circle Said Khairil Ibad
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

MAKKAH — Cerita besar dalam sejarah dunia sering kali dimulai dari tempat yang sepi. Salah satunya adalah kisah di Gua Hira, sebuah gua kecil di atas Jabal Nur, Mekah. Tempat ini menjadi saksi momen penting yang mengubah dunia. Namun, jika kita melihat lebih dekat, ada sisi kemanusiaan yang sangat menyentuh di sana: yaitu rasa takut yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW.

​Malam itu, beliau sedang menyendiri seperti biasa. Beliau beribadah dan menjauh dari ramainya kota yang saat itu sedang penuh dengan masalah sosial. Tiba-tiba, kesunyian malam itu pecah. Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama dari langit dengan ucapan, “Iqra” (Bacalah).

​Sebagai manusia biasa yang belum pernah melihat hal seperti itu, Nabi Muhammad tentu merasa sangat kaget dan bergetar. Tubuhnya gemetar dan jantungnya berdegup kencang. Beliau pun menjawab dengan jujur dan bingung, “Aku tidak bisa membaca.”

​Jika kita melihat dari sudut pandang kemanusiaan, rasa takut yang dialami Nabi bukanlah tanda bahwa beliau lemah. Rasa takut itu sangat wajar karena beliau sadar bahwa tugas dan tanggung jawab yang baru diterimanya sangatlah berat. Tugas ini tidak hanya mengubah hidupnya dan keluarganya, tetapi juga seluruh dunia.

​Di tengah malam yang gelap gulita, beliau pulang sendirian menuruni gunung dengan hati yang gelisah. Beliau tidak punya pasukan atau pengikut yang menemani. Begitu sampai di rumah, beliau langsung meminta sang istri untuk menyelimutinya, “Selimuti aku, selimuti aku.”

​Di sinilah peran luar biasa seorang istri terlihat. Khadijah langsung memeluknya dengan penuh kasih sayang dan memberikan kata-kata penenang. Pelukan hangat itu berhasil meredakan rasa takut yang sedang berkecamuk.

​Kisah Gua Hira ini mengajarkan kita satu hal yakni merasa takut adalah hal yang sangat manusiawi, bahkan bagi seorang nabi sekalipun. Namun, keberanian sejati adalah ketika kita bisa menghadapi rasa takut itu dan tetap melangkah untuk menyampaikan kebenaran.

  • Penulis: Said Khairil Ibad
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nekat Live Medsos Saat Jam Kerja, ASN Pasaman Barat Terancam Sanksi Disiplin

    Nekat Live Medsos Saat Jam Kerja, ASN Pasaman Barat Terancam Sanksi Disiplin

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), mengeluarkan instruksi tegas terkait penggunaan media sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pasaman Barat dilarang keras melakukan siaran langsung (live) di semua platform media sosial selama jam kerja berlangsung. Larangan ini dikecualikan hanya untuk […]

  • Agama Lamine Yamal, Karier Gemilang, dan Dukungan Terhadap Palestina

    Agama Lamine Yamal, Karier Gemilang, dan Dukungan Terhadap Palestina

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BOLA – Bintang muda yang mengguncang sepak bola dunia, yakni Lamine Yamal kini menjadi salah satu yang paling sering diperbincangkan dalam dunia sepak bola. Di usia yang masih sangat muda, pemain sayap milik FC Barcelona tersebut telah menjadi andalan klub sekaligus Timnas Spanyol. Lulusan akademi La Masia ini tidak hanya dikenal karena kemampuan menggiring bola, kecepatan, […]

  • Update: 14 Tewas dan 84 Terluka Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL di Bekasi

    Update: 14 Tewas dan 84 Terluka Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL di Bekasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Insiden kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur dilaporkan korban tewas bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, ada 84 orang korban yang terluka. “Update pada pukul 08.45 WIB sebanyak orang 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan […]

  • Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Sorotan Utama di Pasaman Barat

    Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Sorotan Utama di Pasaman Barat

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Selama ini, tugas mengantarkan anak ke sekolah tampaknya sudah menjadi hak paten yang diadopsi secara turun-temurun oleh kaum ibu atau abang ojek langganan. Sementara itu, para bapak biasanya sibuk dengan ritual pagi yang sakral yakni ngopi, baca berita, atau sekadar memanaskan mesin motor sambil melamunkan nasib negara. Melihat ketimpangan sosial di lingkungan […]

  • Pemprov Sumbar Bentuk Satgas Pengawas BBM Subsidi di Daerah

    Pemprov Sumbar Bentuk Satgas Pengawas BBM Subsidi di Daerah

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah lanjutan dalam mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menginstruksikan seluruh pemerintah kabupaten dan kota membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian dan Pengawasan BBM Subsidi guna memperkuat pengawasan distribusi Solar dan Pertalite di daerah masing-masing. Instruksi […]

  • Bisnis Adu Domba: Bagaimana Oknum Kreator Memanen Rupiah dari Sentimen Negatif Pemda

    Bisnis Adu Domba: Bagaimana Oknum Kreator Memanen Rupiah dari Sentimen Negatif Pemda

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di era transformasi digital yang kian masif, media sosial telah menjelma menjadi panggung terbuka tanpa sekat. Siapa saja kini memiliki kebebasan penuh untuk memproduksi informasi dan membangun narasi. Namun, kebebasan yang sejatinya menjadi pilar demokrasi ini kian hari kian ternoda. Hal ini dipicu oleh aksi segelintir oknum konten kreator yang diduga kuat sengaja […]

expand_less