BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Pengejaran Dramatis, Polisi Hadang Bus Pencuri Rumah Di Pasaman Barat

Aksi Pengejaran Dramatis, Polisi Hadang Bus Pencuri Rumah Di Pasaman Barat

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil meringkus seorang pemuda berinisial KV (23) yang diduga kuat melakukan tindak pidana pencurian di dalam rumah warga. Pelaku dibekuk petugas di Jorong Pasa Lamo, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Sabrata membenarkan penangkapan tersebut. Operasi ini dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/114/V/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat, tertanggal 31 Mei 2026.

“Pelaku KV diduga telah melakukan aksi pencurian di dalam rumah milik korban bernama Syahriati (67),” ujar Kasat Reskrim dalam keterangannya.

Kronologi Aksi Lompat Loteng

Peristiwa pencurian tersebut terjadi di rumah korban yang berlokasi di Jorong Paraman, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, pada Sabtu (30/5/2026) sekira pukul 23.40 WIB. Pelaku diduga menyusup masuk melalui atap atau loteng saat korban sedang terlelap tidur.

Korban yang terbangun akibat mendengar suara mencurigakan dari atas langit-langit langsung melihat bayangan hitam menyerupai tubuh manusia. Ketika korban berteriak histeris, pelaku nekat melompat dari loteng ke dalam rumah untuk mengambil kunci kamar.

Merasa terancam, korban segera kabur menyelamatkan diri melalui jendela kamar untuk meminta pertolongan warga sekitar. Setelah situasi dinilai aman, korban bersama warga memeriksa rumah dan mendapati dua unit ponsel serta uang tunai sebesar Rp3.014.000 telah raib digondol pelaku.

Pengejaran Dramatis di Atas Bus

Menindaklanjuti laporan itu, Kasat Reskrim memerintahkan Kanit Opsnal Ipda Algino Ganaro untuk melakukan penyelidikan intensif, dibantu Tim Identifikasi yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Titik terang muncul pada Selasa (2/6/2026) setelah petugas mendapat informasi bahwa pelaku sempat mencoba menggadaikan ponsel hasil curian di sebuah konter kawasan Padang Tujuh. Polisi segera melacak keberadaan KV yang terdeteksi sedang menaiki sebuah bus menuju arah Talu.

Petugas bersama masyarakat kemudian melakukan penghadangan di jalan. Menyadari busnya dicegat, pelaku nekat melompat dari atas bus dan berhamburan lari ke belakang pemukiman warga untuk bersembunyi.

“Pelaku sempat berupaya melarikan diri, namun berkat kesigapan petugas dan bantuan masyarakat sekitar, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti,” kata Iptu Agung.

Penyitaan Barang Bukti

Guna menghindari amukan massa yang geram, petugas langsung mengevakuasi pelaku ke Mapolres Pasaman Barat. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku telah mengakui seluruh perbuatannya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

  • Elektronik: Dua unit ponsel pintar merek Samsung Galaxy A73 5G dan ITEL.

  • Senjata Tajam: Satu bilah pisau yang diduga dibawa pelaku saat melancarkan aksinya.

Sementara itu, uang tunai milik korban senilai Rp3.014.000 dinyatakan telah habis digunakan oleh pelaku untuk keperluan pribadi. Atas tindakan nekatnya, KV kini resmi ditahan dan dijerat Pasal 447 ayat (1) huruf e dan huruf f KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

  • Penulis: Endri Caniago

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia di Kafe Karaoke, Tiga Orang Diamankan Satpol PP Pasaman Barat

    Razia di Kafe Karaoke, Tiga Orang Diamankan Satpol PP Pasaman Barat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Tiga orang diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat, di salah satu kafe karaokean atau tempat hiburan malam yang berada di Kecamatan Pasaman pada Minggu dini hari (26/4). Kepala Satpol PP Kabupaten Pasaman Barat Handoko mengatakan, giat patroli dan penertiban yang dilakukan pihaknya menanggapi atas laporan dari […]

  • Sumbar Melejit Jadi Kiblat Ekonomi Syariah: Inklusi Keuangan Tembus 92% dan Rencana Terobosan Sukuk Daerah

    Sumbar Melejit Jadi Kiblat Ekonomi Syariah: Inklusi Keuangan Tembus 92% dan Rencana Terobosan Sukuk Daerah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PADANG – Provinsi Sumatera Barat semakin mengukuhkan posisinya sebagai lokomotif ekonomi syariah di Indonesia. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, memaparkan sederet capaian gemilang sepanjang tahun 2025 yang membuktikan bahwa ekosistem halal bukan sekadar label, melainkan mesin penggerak kesejahteraan masyarakat. Dalam keterangannya di Kota Padang pada Senin, Mahyeldi menegaskan bahwa komitmen ini didasarkan pada regulasi yang kuat. […]

  • Gagalkan Peredaran Lintas Provinsi, BNN Sumbar Sita 150 Kilogram Ganja di Agam

    Gagalkan Peredaran Lintas Provinsi, BNN Sumbar Sita 150 Kilogram Ganja di Agam

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PADANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi dengan menyita barang bukti berupa ganja kering seberat 150 kilogram. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat orang tersangka di wilayah Kabupaten Agam. Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Polisi Ricky Yanuarfi, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari […]

  • ​Sinyal Bahaya dari Desa: Mengapa Narkoba Kian Marak dan Bagaimana Kita Melawannya?

    ​Sinyal Bahaya dari Desa: Mengapa Narkoba Kian Marak dan Bagaimana Kita Melawannya?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 24
    • 0Komentar

    ​OPINI – Peredaran gelap narkotika tidak lagi sekadar menjadi momok bagi kawasan metropolitan. Sinyal bahaya kini justru menyala merah di wilayah pedesaan. Jika dulu desa dianggap sebagai benteng terakhir pertahanan moral dan budaya, kini wilayah pelosok justru menjadi pasar baru yang empuk bagi para bandar narkoba. ​Fenomena ini tentu tidak boleh dibiarkan. Diperlukan sinergi konkret […]

  • Klarifikasi Ponpes Darul Mursyidin Kapa Terkait Video Heboh Santri Dianiaya di Kebun Sawit

    Klarifikasi Ponpes Darul Mursyidin Kapa Terkait Video Heboh Santri Dianiaya di Kebun Sawit

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Video aksi perundungan terhadap santri Darul Mursyidin Kapa yang viral sebelumnya di media sosial, ternyata aksi balas dendam yang dilakukan oleh salah seorang pelaku terhadap kakak kelasnya. Aksi perundungan atau penganiayaan terhadap seorang santri di Darul Mursyidin Kapa di Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar ini terjadi di sebuah area perkebunan […]

  • Krisis Guru Modern: Ketika Pendidikan Kehilangan Wibawa demi “Kenyamanan” Digital

    Krisis Guru Modern: Ketika Pendidikan Kehilangan Wibawa demi “Kenyamanan” Digital

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 19
    • 0Komentar

    OPINI – ​Pergeseran paradigma pendidikan dari era konvensional ke era digital kerap diagung-agungkan sebagai sebuah kemajuan linear. Namun, jika dibedah lebih dalam, transformasi peran guru dari masa lalu ke masa kini justru menyisakan ruang hampa yang mengancam esensi dasar dari pendidikan itu sendiri ‘pembentukan karakter dan ketegasan moral. ​Di balik jargon “merdeka belajar” dan modernisasi, […]

expand_less