Hari Bhayangkara Ke-80 Kapolres Pasaman Barat Bedah Rumah Nenek Kartini
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- print Cetak

Kapolres AKBP Agung Tribawanto secara simbolis meletakkan batu pertama di lokasi pembangunan rumah Nenek Kartini (90), pada Selasa, 9 Juni 2026 - Poto By Roni
KINALI – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat prasejahtera melalui program kemanusiaan. Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, memimpin langsung pelaksanaan bakti sosial sekaligus peletakan batu pertama program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) pada Selasa, 9 Juni 2026.
Program bedah rumah kali ini menyasar kediaman Nenek Kartini (90), atau yang akrab disapa Nenek Tini, seorang warga Paju Angang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.
Langkah nyata ini diambil sebagai bentuk dukungan struktural Polri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah, khususnya bagi warga yang terpaksa tinggal di hunian yang tidak memenuhi standar kelayakan dan keselamatan.
Sebagai wujud empati dan dukungan moral yang mendalam, Kapolres AKBP Agung Tribawanto secara simbolis meletakkan batu pertama di lokasi pembangunan. Hal ini menandai dimulainya pengerjaan konstruksi fisik rumah baru bagi Nenek Tini.
Menghadirkan Hunian Layak dan Aman
Berdasarkan tinjauan di lapangan, Nenek Tini selama ini tinggal bersama dua orang cucunya di sebuah gubuk berukuran kecil dengan kondisi bangunan yang telah rapuh, lapuk, dan jauh dari standar kenyamanan serta kesehatan.
Merespons kondisi memrihatinkan tersebut, Polsek Kinali jajaran Polres Pasaman Barat menginisiasi program bedah rumah guna menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarga lansia tersebut.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, menegaskan bahwa esensi kehadiran instansi Polri di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada penegakan hukum (law enforcement) semata, melainkan juga mengedepankan sisi humanis melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur tempat tinggal warga yang membutuhkan, tetapi juga untuk memperkuat ikatan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat. Sinergi yang kuat ini penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” ujar AKBP Agung Tribawanto.
Rasa haru dan tangis bahagia tidak dapat disembunyikan oleh Nenek Tini. Saat dimintai keterangan, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Polres Pasaman Barat, Polsek Kinali, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan bedah rumah miliknya.
“Saya sangat terharu atas bantuan yang diberikan oleh bapak-bapak polisi. Semoga proses pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan hingga selesai,” tutur Nenek Tini dengan nada lirih penuh syukur.
Sinergi Lintas Sektoral dan Gotong Royong
Kegiatan peletakan batu pertama ini turut dihadiri dan didampingi oleh Kapolsek Kinali, AKP Fery Yuzaldi beserta jajaran, Koordinator Babinsa Kecamatan Kinali, Pelda Sirjon, Penjabat (Pj.) Wali Nagari Anam Koto Utara beserta perangkat nagari setempat, Sekretaris Camat (Sekcam) Kinali, Sudirman, serta tokoh masyarakat, Ali Nasir, beserta para tamu undangan lainnya.
Kapolsek Kinali, AKP Fery Yuzaldi, menguraikan secara teknis bahwa bangunan rumah yang akan didirikan untuk Nenek Tini berukuran 8 x 7 meter. Proses pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap namun dengan target waktu sesingkat mungkin agar rumah tersebut dapat segera dihuni kembali.
“Proses pembangunan rumah layak huni ini akan melibatkan peran aktif dari masyarakat setempat melalui sistem gotong royong, yang didukung penuh oleh personel Polri dari Polsek Kinali. Ini adalah wujud tindakan sosial nyata dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80,” jelas AKP Fery Yuzaldi.***
- Penulis: Irfansyah P
- Editor: Hanny
