BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tak Ada Ruang untuk Tambang Liar, Kapolres Solok Selatan: Kami Sikat Habis!

Tak Ada Ruang untuk Tambang Liar, Kapolres Solok Selatan: Kami Sikat Habis!

  • account_circle Adi Putra
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • print Cetak

SOLOK SELATAN – Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan kembali membuktikan komitmen nyata dalam memberantas praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Melalui operasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Solok Selatan, AKP Muhammad Yogie Biantoro, tim Satuan Tugas (Satgas) Anti-Ilegal Mining berhasil mengamankan satu unit alat berat jenis ekskavator merek Hyundai.

Alat berat tersebut diduga kuat digunakan untuk aktivitas pertambangan emas ilegal di kawasan terpencil Jorong Jujutan, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Kamis (11/6/2026).

Operasi penindakan ini tidak berlangsung mudah. Personel satgas harus menembus medan yang berat dengan akses jalan yang sulit guna mencapai lokasi yang disinyalir menjadi titik aktivitas PETI. Kendati demikian, setibanya di lokasi tujuan, petugas menemukan satu unit alat berat yang tengah berada di kawasan tambang ilegal tersebut.

Sayangnya, para pelaku diduga telah mencium kedatangan petugas terlebih dahulu. Mereka memilih melarikan diri dan meninggalkan lokasi sebelum polisi merapat. Walaupun para pekerja berhasil lolos, petugas segera menguasai area pertambangan dan mengamankan barang bukti utama berupa ekskavator yang digunakan untuk mengeruk material emas.

Sebagai bentuk tindakan tegas dan efek jera, petugas di lapangan juga melakukan pemusnahan dengan cara membakar kamp serta asbuk (sarana penyaring emas) yang menjadi fasilitas pendukung aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, membenarkan perihal keberhasilan operasi penertiban tersebut. Dia menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Solok Selatan dalam memerangi praktik pertambangan tanpa izin yang selama ini menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan hidup.

“Benar, Satgas Anti-Ilegal Mining Polres Solok Selatan telah mengamankan satu unit ekskavator yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin. Meskipun para pelaku berhasil melarikan diri, identitas mereka terus kami dalami dan proses penyelidikan masih berlangsung,” kata Kapolres saat memberikan keterangan.

Pasca-diamankan dari lokasi prasedia, alat berat tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke Markas Komando (Mako) Polres Solok Selatan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Apabila tertangkap, para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Regulasi tersebut mengatur sanksi pidana bagi setiap orang yang melakukan penambangan tanpa memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), maupun Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Kapolres menginstruksikan dengan tegas bahwa tidak ada ruang bagi pelaku tambang ilegal di wilayah hukum Polres Solok Selatan. Dia juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memberikan pasokan informasi kepada aparat penegak hukum apabila mengendus adanya aktivitas PETI di lingkungan sekitar.

“Kami tidak akan berhenti melakukan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal. Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kegiatan serupa. Ini adalah komitmen Polres Solok Selatan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum,” ujar Faisal Perdana.

Operasi ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku PETI bahwa aparat kepolisian akan terus bergerak secara masif dan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap aktivitas pertambangan liar yang merusak ekosistem serta mengancam keselamatan warga.

  • Penulis: Adi Putra
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Pilu Petani Sawit, Harga TBS Sumatera-Kalimantan Rontok Akibat Ketidakpastian Regulasi

    Nasib Pilu Petani Sawit, Harga TBS Sumatera-Kalimantan Rontok Akibat Ketidakpastian Regulasi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 49
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kebijakan pemerintah yang berencana membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai eksportir tunggal komoditas strategis memicu guncangan hebat di sektor perkebunan kelapa sawit. Harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani dilaporkan ambruk akibat pelaku pasar yang memilih untuk menahan diri. Ketua Perhimpunan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI), Mansuetus Darto, mengungkapkan bahwa […]

  • Sopir Truk Asal Pasaman Barat Ditangkap Polisi Karena Selewengkan Bio Solar

    Sopir Truk Asal Pasaman Barat Ditangkap Polisi Karena Selewengkan Bio Solar

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 25
    • 0Komentar

    AGAM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Agam sukses membongkar praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Dalam operasi tangkap tangan tersebut, polisi meringkus dua orang pelaku serta menyita belasan jerigen solar dan satu unit truk dengan tangki yang telah dimodifikasi. Penangkapan yang terjadi pada […]

  • Cuaca Sumbar Siaga Ekstrem: Saat Langit Padang dan Sekitarnya Hobi “Nangis” Tanpa Henti

    Cuaca Sumbar Siaga Ekstrem: Saat Langit Padang dan Sekitarnya Hobi “Nangis” Tanpa Henti

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PADANG — Bagi Anda warga Sumatra Barat yang sedang berencana jemur kasur atau kencan di luar, sebaiknya tunda dulu. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) baru saja mengetuk palu peringatan dini terkait cuaca Sumbar yang sedang tidak baik-baik saja. Berlaku untuk tiga hari ke depan (5–7 Juli 2026), wilayah Sumatra Barat dan sekitarnya resmi menyandang […]

  • ​Sinyal Bahaya dari Desa: Mengapa Narkoba Kian Marak dan Bagaimana Kita Melawannya?

    ​Sinyal Bahaya dari Desa: Mengapa Narkoba Kian Marak dan Bagaimana Kita Melawannya?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 44
    • 0Komentar

    ​OPINI – Peredaran gelap narkotika tidak lagi sekadar menjadi momok bagi kawasan metropolitan. Sinyal bahaya kini justru menyala merah di wilayah pedesaan. Jika dulu desa dianggap sebagai benteng terakhir pertahanan moral dan budaya, kini wilayah pelosok justru menjadi pasar baru yang empuk bagi para bandar narkoba. ​Fenomena ini tentu tidak boleh dibiarkan. Diperlukan sinergi konkret […]

  • Harga Emas Antam Turun Rp30 Ribu, Kini Rp2,703 Juta

    Harga Emas Antam Turun Rp30 Ribu, Kini Rp2,703 Juta

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Berdasarkan data resmi yang dipublikasikan melalui laman Logam Mulia Antam, harga emas bersertifikat Antam turun sebesar Rp30.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga emas Antam saat ini berada di level Rp2.703.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya yang mencapai […]

  • “Masak Polres dan Kodim Tidak Tahu?” Mulyadi Buka-bukaan Soal Tambang Ilegal di Sumbar

    “Masak Polres dan Kodim Tidak Tahu?” Mulyadi Buka-bukaan Soal Tambang Ilegal di Sumbar

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Mulyadi, menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pada Selasa (19/5/2026), Mulyadi mendesak jajaran TNI untuk turun tangan menertibkan kegiatan melanggar hukum tersebut. Mulyadi […]

expand_less