BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pemprov Sumbar Bentuk Satgas Pengawas BBM Subsidi di Daerah

Pemprov Sumbar Bentuk Satgas Pengawas BBM Subsidi di Daerah

  • account_circle Yelki
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah lanjutan dalam mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menginstruksikan seluruh pemerintah kabupaten dan kota membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian dan Pengawasan BBM Subsidi guna memperkuat pengawasan distribusi Solar dan Pertalite di daerah masing-masing.

Instruksi tersebut disampaikan Mahyeldi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian BBM Subsidi yang berlangsung di Auditorium Gubernuran, Padang. Kegiatan itu dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, serta perwakilan Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas).

Mahyeldi menegaskan bahwa antrean panjang yang masih terjadi di sejumlah SPBU tidak dapat dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, kondisi tersebut telah berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan kelancaran roda perekonomian daerah.

Karena itu, pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi perlu diperkuat secara terpadu hingga ke tingkat kabupaten dan kota agar penyaluran energi bersubsidi dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Pengawasan harus diperkuat dan dilakukan secara terpadu. BBM subsidi harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima. Karena itu, pemerintah daerah perlu mengambil peran aktif melalui penguatan pengawasan di lapangan,” ujar Mahyeldi usai memimpin rapat koordinasi.

Ia menambahkan, keberhasilan pengendalian distribusi BBM subsidi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah provinsi maupun Pertamina. Sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan subsidi energi tepat sasaran.

Sebagai bagian dari upaya pengendalian, pemerintah telah menerapkan kebijakan pembatasan pembelian BBM bagi kendaraan pribadi maksimal 50 liter per hari sejak 1 April 2026. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga ketersediaan pasokan serta pemerataan distribusi BBM bersubsidi di seluruh wilayah Sumatera Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Herianto, mengatakan penguatan pengawasan menjadi kebutuhan mendesak karena berbagai modus penyalahgunaan BBM subsidi masih ditemukan di lapangan.

Menurut Helmi, modus yang terungkap cukup beragam, mulai dari penggunaan kendaraan yang telah dimodifikasi, pembesaran kapasitas tangki, pemanfaatan barcode yang tidak didukung dokumen kendaraan resmi, hingga penggunaan kendaraan yang direkayasa untuk memperoleh BBM subsidi melebihi ketentuan yang berlaku.

“Modus-modus penyalahgunaan yang ditemukan cukup beragam dan terus berkembang. Praktik seperti ini berpotensi mengurangi hak masyarakat yang memang berhak memperoleh BBM subsidi,” kata Helmi di Padang, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, hasil rapat koordinasi juga menekankan pentingnya peningkatan pengawasan di SPBU, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pemanfaatan sistem pengawasan yang lebih terintegrasi guna mendeteksi dan mencegah potensi penyimpangan distribusi BBM bersubsidi.

Selain pembentukan Satgas di daerah, Pemprov Sumbar bersama aparat penegak hukum, Pertamina, dan Hiswana Migas juga akan terus mendorong pengawasan yang lebih efektif melalui inspeksi lapangan, penguatan sistem pelaporan, serta peningkatan kepatuhan seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi BBM subsidi.

Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi tersebut, seluruh bupati dan wali kota di Sumatera Barat menyatakan komitmen untuk memperkuat pengendalian dan pengawasan distribusi BBM subsidi di wilayah masing-masing. Komitmen itu diwujudkan melalui pelaksanaan Instruksi Gubernur Sumbar Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan.

Melalui langkah tersebut, Pemprov Sumbar berharap praktik penyalahgunaan BBM subsidi dapat ditekan, antrean kendaraan di SPBU berangsur berkurang, serta distribusi energi bersubsidi semakin tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

  • Penulis: Yelki
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • CEO Apple Berganti, Tim Cook Akhiri Masa Kepemimpinan

    CEO Apple Berganti, Tim Cook Akhiri Masa Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – CEO Apple, Tim Cook, mengundurkan diri dari jabatan yang diwarisinya dari mendiang Steve Jobs, mengakhiri masa kepemimpinan hampir 15 tahun yang menyaksikan nilai pasar perusahaan melonjak lebih dari $3,6 triliun selama era kemakmuran yang didorong oleh iPhone. Perusahaan tersebut telah membuat pengumuman. Cook, 65, akan menyerahkan tugas CEO kepada kepala teknik perangkat keras […]

  • Masuk 29 Besar Nasional, Pasaman Barat Gandeng BRIN Terapkan e-Voting Pilwana

    Masuk 29 Besar Nasional, Pasaman Barat Gandeng BRIN Terapkan e-Voting Pilwana

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi meluncurkan sekaligus menyosialisasikan sistem Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berbasis elektronik (e-Voting) untuk pelaksanaan Pilwana 2026. Peresmian sistem baru ini digelar di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Selasa (19/5). Peluncuran sistem pengetikan suara digital ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan kesepakatan bersama oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, […]

  • Panduan Mengelola Modal Lima Jutaan Untuk Memulai UMKM Di Pasaman Barat

    Panduan Mengelola Modal Lima Jutaan Untuk Memulai UMKM Di Pasaman Barat

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Kabupaten Pasaman Barat kini tengah membidik lompatan ekonomi baru melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Didorong oleh kekayaan sektor agrikultur, kelautan, dan potensi pariwisata yang membentang luas, wilayah ini menyimpan peluang emas bagi para pelaku usaha lokal untuk naik kelas melalui strategi hilirisasi dan digitalisasi. Sebagai salah satu sentra […]

  • Bupati Yulianto Pimpin Gotong Royong Massal ASN di Pasaman Barat

    Bupati Yulianto Pimpin Gotong Royong Massal ASN di Pasaman Barat

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) turun ke jalan menggelar aksi gotong royong massal di Nagari Lingkuang Aua Bandarajo, Kecamatan Pasaman, Jumat (5/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI), sekaligus bentuk persiapan strategis menyambut penilaian Lomba Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan […]

  • Update Harga Emas Perhiasan Rabu Siang Alami Penurunan Cukup Tajam

    Update Harga Emas Perhiasan Rabu Siang Alami Penurunan Cukup Tajam

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adi Putra
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tren pergerakan harga logam mulia domestik menunjukkan koreksi tajam pada pertengahan pekan ini. Harga emas perhiasan terpantau kompak ambrol di tiga jaringan ritel dan platform utama, yakni Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas (CMK Group) pada Rabu siang, 10 Juni 2026. Penurunan yang terjadi secara serentak ini mencakup hampir seluruh kadar […]

  • Tradisi Batagak Kudo-kudo, Bupati Yulianto: Warisan Nenek Moyang dan Benteng Generasi Muda

    Tradisi Batagak Kudo-kudo, Bupati Yulianto: Warisan Nenek Moyang dan Benteng Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Pesona, SUMBARBIZ – Batagak kudo-kudo adalah tradisi gotong royong masyarakat Minangkabau untuk menegakkan rangka atap (kuda-kuda) rumah, rumah gadang, atau masjid. Tradisi ini dilakukan bersama-sama oleh warga, menyerupai pesta, yang memperkuat nilai silaturahmi, kerja sama, dan persatuan. Seperti hal nya yang dilakukan oleh masyarakat Talu dalam batagak kudo-kudo Masjid Multazam Istana Tuanku Bosa Kabuntaran Talu. […]

expand_less