Data BPS: Angkatan Kerja Pasaman Barat Tumbuh 2,92 Persen
- account_circle Endri Caniago
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- print Cetak

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas): Sensus atau survei resmi berskala nasional yang dilakukan oleh BPS secara berkala untuk mengumpulkan data khusus mengenai kondisi ketenagakerjaan (seperti jumlah pengangguran, pekerja, dan lapangan kerja).
PASAMAN BARAT – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Barat resmi menerbitkan laporan publikasi terbaru mengenai kondisi ketenagakerjaan daerah. Laporan berkala ini secara khusus memotret indikator-indikator penting ketenagakerjaan hingga periode Agustus 2024 dengan tahun rilis 29 Agustus 2025.
Data yang dirilis ke publik ini dihimpun secara komprehensif melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Melalui instrumen ini, BPS berhasil merekam dinamika pergeseran lapangan kerja, geliat pertumbuhan angkatan kerja, hingga tantangan pengangguran yang dihadapi wilayah tersebut.
Laporan berkala dari BPS ini menunjukkan adanya tren yang cukup positif pada pertumbuhan Penduduk Usia Kerja (PUK). Kenaikan jumlah penduduk dalam kategori produktif ini mencerminkan bonus demografi yang tengah berjalan di Kabupaten Pasaman Barat.
Hingga periode Agustus 2024, jumlah Penduduk Usia Kerja di bumi Tuah Basamo tercatat telah mencapai angka 334.153 orang. Angka ini menjadi basis data penting untuk mengukur potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh daerah saat ini.
Jika ditinjau lebih dalam, jumlah tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 1,90 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sebagai pembanding, pada Agustus 2023, jumlah penduduk usia kerja di wilayah ini tercatat sebanyak 327.909 orang.
Dari total data makro yang dirilis oleh BPS, terlihat pula dinamika menarik dari sisi gender. Komposisi penduduk usia kerja yang berjenis kelamin laki-laki tercatat masih mendominasi secara signifikan jika dibandingkan dengan kelompok perempuan.
Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk usia kerja tersebut, jumlah Angkatan Kerja di Pasaman Barat juga ikut terkerek naik. Pertumbuhan kelompok yang aktif di pasar kerja ini bahkan mencatatkan persentase kenaikan yang cukup signifikan, yakni sebesar 2,92 persen.
Berdasarkan hasil survei Agustus 2024, total angkatan kerja aktif—baik yang sudah bekerja maupun yang masih mencari kerja—kini menembus angka 224.154 orang. Jumlah ini melonjak cukup tajam dari tahun sebelumnya yang hanya berada di angka 217.797 orang.
Pihak terkait menyatakan bahwa lonjakan ini menjadi sinyal positif yang menandakan adanya pasokan tenaga kerja baru di pasar lokal. Momentum ini diharapkan dapat diimbangi dengan perluasan investasi dan penciptaan lapangan kerja oleh pemerintah daerah maupun swasta.
Kendati demikian, penguatan sektor pemulihan ekonomi mutlak diperlukan guna mengimbangi derasnya lonjakan angkatan kerja baru tersebut. Langkah strategis dan kolaboratif sangat dibutuhkan agar pasokan tenaga kerja yang melimpah ini tidak justru bermuara pada peningkatan angka pengangguran.
- Penulis: Endri Caniago
- Editor: Hanny
