BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » HUKUM & KRIMINAL » Paradoks Martabat: Menggugat Eksistensi HAM di Era Krisis Global

Paradoks Martabat: Menggugat Eksistensi HAM di Era Krisis Global

  • account_circle Melisa Rizka Tanjung
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

Opini: Menakar Ketajaman Hak Asasi Manusia di Tengah Normalisasi Pelanggaran

Di abad ke-21 yang serba digital dan terkoneksi, dunia seharusnya telah mencapai kematangan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Namun, realita hari ini menunjukkan wajah yang kontradiktif. Hak Asasi Manusia (HAM), yang diproklamirkan sebagai standar moral universal sejak 1948, kini seolah sedang menghadapi ujian paling akut dalam sejarah modern. Kita tidak lagi sekadar berbicara tentang pelanggaran HAM konvensional, melainkan tentang “normalisasi” ketidakadilan yang sistemis.

Kesenjangan Antara Narasi dan Realita

Dunia hari ini menyaksikan retorika HAM yang begitu kuat di panggung diplomasi internasional, namun lumpuh di lapangan. Di berbagai belahan dunia, konflik bersenjata terus memakan korban warga sipil dengan impunitas yang mencengangkan. Genosida, pengungsian paksa, dan diskriminasi rasial bukan lagi catatan hitam masa lalu, melainkan tajuk berita harian. Masalahnya bukan lagi pada ketersediaan instrumen hukum, melainkan pada kehendak politik (political will) untuk menegakkannya secara adil tanpa tebang pilih.

“HAM seringkali menjadi komoditas politik; diteriakkan dengan lantang saat musuh melanggar, namun dibisikkan dengan lirih saat sekutu atau kepentingan ekonomi yang menjadi pelakunya.”

Ancaman Baru: Algoritma dan Otoritarianisme Digital

HAM di era sekarang juga menghadapi tantangan baru yang belum pernah terbayangkan sebelumnya: privasi dan kebebasan berekspresi di ruang digital. Pengawasan massal (mass surveillance) melalui teknologi pengenalan wajah dan pengolahan data pribadi telah memberikan senjata baru bagi rezim otoriter untuk membungkam perbedaan pendapat. Di sisi lain, algoritma media sosial seringkali memperparah polarisasi dan ujaran kebencian, menciptakan ekosistem di mana hak individu untuk merasa aman dan mendapatkan informasi yang benar menjadi terancam.

Krisis Iklim sebagai Pelanggaran HAM Masa Depan

Kita tidak bisa membahas HAM hari ini tanpa menyentuh krisis iklim. Perubahan iklim bukan sekadar masalah lingkungan, melainkan ancaman eksistensial terhadap hak atas hidup, air, pangan, dan kesehatan. Masyarakat marginal yang paling sedikit berkontribusi terhadap emisi global justru menjadi yang paling terdampak. Inilah ketidakadilan HAM yang paling akut: masa depan generasi mendatang sedang dikorbankan demi keserakahan ekonomi jangka pendek.

Kesimpulan: Menata Ulang Komitmen

HAM bukanlah sekadar teks hukum yang mati di atas kertas. Ia adalah komitmen hidup yang menuntut tindakan nyata. Jika kita terus membiarkan standar ganda dan pengabaian atas nama stabilitas atau pertumbuhan, maka konsep HAM akan kehilangan maknanya. Kita memerlukan reaktivasi kesadaran kolektif bahwa martabat satu manusia adalah martabat seluruh umat manusia. Tanpa penegakan HAM yang tegas dan inklusif, kemajuan teknologi dan ekonomi hanya akan menjadi fasad bagi kemunduran peradaban.

Diterbitkan sebagai refleksi atas kondisi Hak Asasi Manusia Global 2024-2025.***

  • Penulis: Melisa Rizka Tanjung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panggil PT PANP Segera! Pemda Pasaman Barat Jangan Berkhianat pada Adat

    Panggil PT PANP Segera! Pemda Pasaman Barat Jangan Berkhianat pada Adat

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Irfan Dt Sampono
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Di tengah hiruk-pikuk janji perlindungan hak rakyat, realitas di Kabupaten Pasaman Barat justru berbalik 180 derajat. Masyarakat adat Nagari Anam Koto Selatan, Kecamatan Kinali, kini tengah berdiri di persimpangan jalan, menghadapi tembok bisu bernama Pemerintah Daerah (Pemda). Sudah 26 hari surat permohonan dialog terbuka tidak digubris oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat […]

  • Kejagung Selidiki Aliran Uang Korupsi Program Makan Bergizi Gratis Milik BGN

    Kejagung Selidiki Aliran Uang Korupsi Program Makan Bergizi Gratis Milik BGN

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi membongkar skandal dugaan korupsi besar dalam tata kelola program jaminan sosial Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam perkembangan terbaru, tim penyidik menetapkan tiga mantan pimpinan teras Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan sejak Rabu (3/6/2026). Ketiga tersangka tersebut adalah mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, serta dua […]

  • Bupati Pasaman Barat Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Tepat Sasaran

    Bupati Pasaman Barat Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PADANG — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat sistem pengawasan dan memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berjalan tepat sasaran. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang berlangsung di Auditorium Istana […]

  • Bukan Karena Amalan, Ternyata Ini ‘Kunci Utama’ Masuk Surga Menurut Hadis Nabi

    Bukan Karena Amalan, Ternyata Ini ‘Kunci Utama’ Masuk Surga Menurut Hadis Nabi

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KHAZANAH – Seringkali kita merasa sudah cukup “aman” dengan deretan jadwal ibadah, sedekah, dan amalan harian yang kita jalani. Namun, sebuah pengingat spiritual yang belakangan viral di media sosial mengajak kita untuk merenung kembali, benarkah tiket menuju surga bisa dibeli hanya dengan tumpukan amalan? Mengutip hadis sahih dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW pernah memberikan […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Pasaman Barat Update Selasa 14 Juli 2026: Tertinggi Tembus Rp 3.912 per Kg!

    Harga TBS Kelapa Sawit Pasaman Barat Update Selasa 14 Juli 2026: Tertinggi Tembus Rp 3.912 per Kg!

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pasaman Barat kembali merilis update berkala mengenai pergerakan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk wilayah tersebut. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa, 14 Juli 2026, grafik harga TBS di bumi mekar Pasaman Barat menunjukkan tren yang sangat positif dengan angka tertinggi yang […]

  • BMKG Minta Sumatra Barat Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga 19 Juni 2026

    BMKG Minta Sumatra Barat Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga 19 Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pemutakhiran peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku selama tiga hari ke depan, terhitung mulai tanggal 17 hingga 19 Juni 2026. Wilayah Sumatra Barat beserta sejumlah provinsi tetangga di koridor Sumatra diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya potensi pertumbuhan awan hujan lebat. ​Berdasarkan peta prakiraan berbasis dampak yang […]

expand_less