BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » INTERNASIONAL » Politisasi Informasi, Media Israel Sebut Balita Tiga Tahun Sebagai Milisi

Politisasi Informasi, Media Israel Sebut Balita Tiga Tahun Sebagai Milisi

  • account_circle Bangun S
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • print Cetak

DEIR AL-BALAH — Kekerasan bersenjata oleh militer Israel kembali memakan korban jiwa dari kalangan warga sipil yang tidak berdaya di Jalur Gaza. Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun, Ryan Baha’u Din Abu al-Ajin, dilaporkan tewas setelah peluru tajam yang dilepaskan oleh pasukan infanteri Israel menembus kepalanya tepat di dalam dekapan sang ayah.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban bersama ayahnya, Baha’u Din Jaber Abu al-Ajin (32), dan paman iparnya, Khalid Hasan Abu Gharaba (56), sedang berjalan kaki menuju rumah mereka di daerah Abu al-Ajin setelah menghadiri silaturahmi keluarga di Wadi al-Salqa, timur Deir al-Balah.

Kepala Suku (Mukhtar) keluarga besar Abu al-Ajin, Nawaf Abu al-Ajin, mengungkapkan bahwa satu unit pasukan infanteri Israel secara sengaja mengendap-endap dan mengambil posisi tempur di dalam sebuah rumah warga yang menghadap ke jalan utama. Tanpa peringatan lisan maupun tembakan peringatan, tentara Israel langsung mengarahkan tembakan peluru tajam ke arah warga sipil tersebut dari jarak dekat.

“Peluru tajam itu menghantam tepat di bagian kepala Ryan yang saat itu sedang digendong di dada ayahnya. Ryan mengalami pendarahan hebat seketika, sementara ayahnya terkapar setelah sebutir peluru lain meremukkan kakinya,” ujar Nawaf.

Penyanderaan Enam Jam dan Pembuangan Jasad

Tindakan sewenang-wenang militer Israel berlanjut pascapenembakan. Meski dalam kondisi terluka parah dan mengalami pendarahan, Baha’u Din bersama jasad anaknya yang bersimbah darah serta Khalid Abu Gharaba langsung diseret dan ditahan di sebuah pos darurat militer terdekat.

Selama hampir enam jam, sang ayah dipaksa mendekap jasad balitanya yang mulai membeku tanpa diberikan akses bantuan medis darurat (pertolongan pertama). Setelah tengah malam, tentara Israel melepaskan Baha’u Din secara sepihak tanpa konfirmasi kepada Komite Internasional Palang Merah (ICRC) maupun otoritas medis Palestina.

Baha’u Din yang pincang beserta jenazah anaknya dibuang begitu saja di trotoar Jalan Raya Salahuddin, dekat persimpangan Abu Holi, dengan luka robek di kaki yang hanya diikat perban alakadarnya. Sementara itu, Khalid Abu Gharaba tetap ditahan di dalam sel militer Israel.

Menjelang dini hari, sejumlah warga sipil yang melintas menemukan keberadaan Baha’u Din dan segera mengevakuasi mereka ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah. Tim dokter mengonfirmasi bahwa Ryan telah gugur akibat trauma berat di kepala, sedangkan sang ayah harus segera menjalani operasi intensif untuk menyelamatkan kakinya dari risiko amputasi.

Membongkar Fabrikasi Narasi Militer Israel

Pasca-insiden tersebut, media domestik Israel—termasuk Saluran TV Channel 14—segera merilis propaganda manipulatif. Mereka mengklaim bahwa pasukannya berhasil menggagalkan sebuah “kontra-penyergapan milisi perlawanan” di tengah Jalur Gaza, dengan narasi telah menembak mati satu anggota milisi, menangkap satu orang, dan melukai satu lainnya.

Namun, bukti empiris di lapangan dan kesaksian medis rumah sakit langsung meruntuhkan fabrikasi narasi tersebut. Korban nyata dari operasi militer yang diklaim “sukses” oleh Tel Aviv itu nyatanya adalah seorang balita berusia tiga tahun, seorang ayah pekerja sipil, dan seorang pria paruh baya.

Pembunuhan terhadap Ryan Abu al-Ajin menambah daftar panjang pelanggaran sepihak yang terus dilakukan Israel di tengah kesepakatan gencatan senjata formal yang sedang berjalan. Data internal Kementerian Kesehatan di Gaza menyatakan bahwa pelanggaran Israel pascaperjanjian damai kini telah merenggut nyawa sekitar 1.000 warga sipil Palestina.

  • Penulis: Bangun S
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mau Nagari Maju dan Cuan Melimpah, Pilih Basril di Anam Koto Utara

    Mau Nagari Maju dan Cuan Melimpah, Pilih Basril di Anam Koto Utara

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Bosan dengan janji manis politik yang semanis sirup lebaran tapi cepat hambar? Tenang, warga Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, kini punya angin segar yang siap mengacak-acak status quo dengan cara yang paling elegan dan berfaedah. Sosok tersebut adalah Basril, atau yang akrab dipanggil Aciak, seorang Calon Wali Nagari […]

  • Polisi Pastikan Isu Penampakan Pocong Adalah Berita Hoaks di Solok Selatan

    Polisi Pastikan Isu Penampakan Pocong Adalah Berita Hoaks di Solok Selatan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SOLOK SELATAN — Menyadari potensi gangguan keamanan akibat cuaca panas ekstrem serta maraknya penyebaran informasi menyesatkan di media sosial, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Sungai Pagu Polres Solok Selatan, Aiptu John Davidson, turun langsung menyambangi permukiman warga. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan edukasi serta imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Aksi […]

  • Bantah Keluhan Warga, Dinkes Pasaman Barat Juara Bertahan dalam Kategori ‘Klarifikasi Pasca-Viral’

    Bantah Keluhan Warga, Dinkes Pasaman Barat Juara Bertahan dalam Kategori ‘Klarifikasi Pasca-Viral’

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Puskesmas yang seharusnya menjadi garda terdepan untuk menyembuhkan penyakit, mendadak berubah fungsi menjadi pemicu trauma psikologis. Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh keluhan warga terkait dugaan “ramahnya” pelayanan oknum petugas di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. ​Kasus ini mencuat dan viral setelah akun media sosial […]

  • Tragedi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: 9 Penambang Tewas Tertimbun Longsor

    Tragedi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: 9 Penambang Tewas Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SIJUNJUNG – Tragedi memilukan kembali terjadi di sektor pertambangan tanpa izin di Sumatra Barat. Sebanyak sembilan orang warga dinyatakan meninggal dunia setelah tertimbun material tebing yang longsor di lokasi tambang emas ilegal daerah Situntuak, Jorong Koto Guguk, Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, pada Kamis (14/5/2026). Peristiwa maut tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00 […]

  • Ini Daftar Provinsi yang Bisa Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik Lama

    Ini Daftar Provinsi yang Bisa Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik Lama

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, SUMBARBIZ – Di beberapa provinsi kini sudah bisa melakukan perpanjangan STNK tanpa menyertakan KTP pemilik lama. Hal ini memudahkan buat pemilik kendaraan bekas. Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Wibowo mengatakan masyarakat bisa melakukan pembayaran pajak kendaraan (perpanjang STNK) tanpa perlu melampirkan KTP pemilik asli. Namun kebijakan ini hanya bersifat sementara. Masyarakat […]

  • Krisis Visa Piala Dunia Menimpa Skuad Afrika Selatan Dan Tim Nasional Iran

    Krisis Visa Piala Dunia Menimpa Skuad Afrika Selatan Dan Tim Nasional Iran

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Bangun S
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JOHANNESBURG – Gelombang antusiasme publik Afrika Selatan mendadak berubah menjadi kekecewaan. Skuad tim nasional sepak bola putra, Bafana Bafana, terpaksa menunda keberangkatan mereka menuju Meksiko untuk melakoni laga pembuka Piala Dunia FIFA yang menyisakan waktu 11 hari lagi. Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) mengonfirmasi bahwa penundaan ini dipicu oleh kendala administrasi dalam pengurusan visa […]

expand_less