BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pansel Eselon II Pasaman Barat Disorot, Warga: Pilih yang Kerjanya Nyata, Bukan yang Jago Drama!

Pansel Eselon II Pasaman Barat Disorot, Warga: Pilih yang Kerjanya Nyata, Bukan yang Jago Drama!

  • account_circle Hanny
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT — Gelombang harapan sekaligus “sentilan” hangat melayang ke meja Bupati Yulianto. Seiring bergulirnya proses seleksi jabatan pimpinan tinggi melalui Pansel Eselon II Pasaman Barat, masyarakat mulai angkat suara.

Publik meminta agar rekrutmen jabatan strategis seperti Kepala Dinas hingga Asisten tidak sekadar menjadi ajang bagi-bagi kursi atau ajang pamer gaya pejabat lama yang minim prestasi.

Peringatan bernada menggelitik namun tajam ini disuarakan oleh Wardi, salah seorang warga Pasaman Barat. Menurutnya, daerah ini sudah dewasa dan bukan lagi kabupaten yang baru kemarin sore lepas dari popok. Oleh karena itu, pengisian jabatan eselon II harus dilakukan secara serius dan profesional demi kemajuan daerah.

“Jangan Pilih yang Cuma Overacting dan Minim Akses ke Pusat”

Wardi secara terbuka meminta agar Bupati Yulianto tidak terkecoh oleh oknum calon pejabat yang kepandaian utamanya cuma bikin konten dan pandai mengolah kata di hadapan kamera. Menurutnya, era pejabat yang hobi pencitraan tetapi hasil kerjanya nol besar alias berjalan di tempat sudah saatnya dimasukkan ke kotak museum.

“Jangan mengangkat Kepala Dinas yang hanya bisa pencitraan tetapi kerjanya nol, kebanyakan overacting, dan minim prestasi! Pasaman Barat ini bukan kabupaten yang baru lahir kemarin. Mari serius menangani kabupaten ini,” tegas Wardi saat menyampaikan kekesalannya di Simpang Empat.

Ia juga menambahkan agar pihak Pansel Eselon II Pasaman Barat serta pimpinan daerah memberikan kesempatan lebih besar kepada figur-figur muda yang masih energik dan berani berinovasi.

Mengenai pejabat PNS senior yang sudah terbukti kinerjanya gitu-gitu saja, Wardi menyarankan agar mereka sadar diri dan tak perlu terlalu ngotot mempertahankan kursi.

“Yang PNS tua-tua jangan ngotot juga menjabat kalau selama dipercaya jadi kadis cuma berjalan di tempat, terobosan nihil, dan terkesan minim akses bantuan ke pemerintah pusat,” selorohnya tajam.

Ujian Objektivitas Bupati Yulianto dan Panduan BKN

Sesuai dengan mekanisme rekrutmen aparatur sipil negara yang diawasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), tim Pansel Eselon II Pasaman Barat memang bertugas menyaring nama-nama kandidat terbaik berdasarkan kompetensi, integritas, dan rekam jejak. Namun pada akhirnya, keputusan final tetap berada di tangan Bupati Yulianto sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Agar Pasaman Barat tidak jalan di tempat, ada tiga prinsip utama yang harus dipegang teguh dalam menentukan siapa yang berhak duduk di kursi panas kepala dinas maupun Asisten:

  • Integritas dan Kompetensi Utuh: Memilih figur yang jujur, disiplin, serta benar-benar paham seluk-beluk tugasnya, bukan yang belajar dari nol saat sudah dilantik.
  • Berdasarkan Rekam Jejak (Track Record): Menilai kinerja masa lalu secara objektif. Jika selama menjabat sebelumnya terbukti miskin gagasan dan pasif, tentu tak perlu dipaksakan naik kelas.
  • Murni Objektif Tanpa Faktor ‘Like or Dislike’: Menjauhkan subjektivitas atau faktor kedekatan personal. Sebab, menempatkan orang yang salah hanya karena kedekatan adalah resep paling ampuh untuk merusak sistem birokrasi.

Masyarakat kini menanti hasil akhir dari Pansel Eselon II Pasaman Barat. Harapannya sederhana yakni semoga yang dilantik nanti adalah sosok pejabat yang siap memeras keringat demi rakyat, bukan pejabat yang cuma siap berpose saat kamera wartawan menyala!

Disclaimer: Artikel ini merupakan ulasan berita berbasis aspirasi masyarakat dan dinamika proses seleksi terbuka (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Pasaman Barat. Seluruh isi disajikan secara objektif demi mendorong transparansi dan tata kelola birokrasi yang bersih.

  • Penulis: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • HGU Berakhir, Tokoh Adat Desak PT PANP Segera Kembalikan Lahan Ulayat Pasaman Barat

    HGU Berakhir, Tokoh Adat Desak PT PANP Segera Kembalikan Lahan Ulayat Pasaman Barat

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah Dt Sampono
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Eskalasi konflik agraria di Kabupaten Pasaman Barat kembali memanas. Tokoh adat Nagari Anam Koto Selatan secara terbuka menyuarakan tuntutan keras terhadap PT Perkebunan Anak Nagari Pasaman (PANP) atas dugaan penguasaan lahan ulayat secara ilegal. Persoalan ini mencuat setelah masa berlaku Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan tersebut dinyatakan telah berakhir sejak 31 Desember […]

  • 48 Nyawa Melayang Sejak 2020: Menanti Ketegasan Negara Menggulung Mafia Tambang Sumbar

    48 Nyawa Melayang Sejak 2020: Menanti Ketegasan Negara Menggulung Mafia Tambang Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PADANG – Kabut duka kembali menyelimuti Sumatera Barat. Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali memakan korban jiwa. Tragedi terbaru terjadi di daerah Sintuk, Nagari Guguak, Kabupaten Sijunjung pada Kamis (14/5/2026) siang, di mana sembilan petambang tewas seketika akibat tertimbun longsor. Peristiwa memilukan ini memperpanjang daftar hitam kecelakaan tambang di ranah Minang. Sejak tahun 2020 […]

  • Hujan Lebat Ancaman Sumatera Barat Mulai Hari Ini hingga 20 Juni

    Hujan Lebat Ancaman Sumatera Barat Mulai Hari Ini hingga 20 Juni

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Adi Putra
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat periode 18 hingga 20 Juni 2026. Masyarakat Sumbar diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui akun Instagram @infobmkg, Sumatera Barat masuk dalam […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Bervariasi di Pegadaian Cek Rinciannya

    Harga Emas Antam Hari Ini Bervariasi di Pegadaian Cek Rinciannya

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA — Selamat hari Rabu bagi para pemburu investasi masa depan yang bercita-cita menjadi crazy rich jalur logam mulia! Bagi Anda yang punya hobi menyimpan harta di balik kasur atau di dalam brankas mini, ada kabar terbaru dari dunia peremasan duniawi. Harga Emas Antam, serta produk emas dari Galeri 24 dan UBS di Pegadaian terpantau […]

  • Modus Menumpang Berujung Maling Uang, Pemuda Asal Asahan Ditangkap Polres Sijunjung

    Modus Menumpang Berujung Maling Uang, Pemuda Asal Asahan Ditangkap Polres Sijunjung

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SIJUNJUNG — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Opsnal Satreskrim Polres Sijunjung berhasil membuktikan bahwa pelarian seorang pencuri amatir tidak akan pernah lebih cepat dari kepakan sayap hukum. Pemuda berinisial A (21), warga Sumatra Utara yang tampaknya salah mengartikan arti “menumpang hidup,” sukses diringkus polisi dalam waktu kurang dari 1×24 jam setelah nekat menguras tabungan pemilik rumah […]

  • Nasib Program Makan Bergizi Gratis di Nunukan Menggantung Tanpa Dana Pusat

    Nasib Program Makan Bergizi Gratis di Nunukan Menggantung Tanpa Dana Pusat

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 26
    • 0Komentar

    NUNUKAN — Pelaksanaan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah perbatasan, tepatnya di Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dilaporkan mandek. Sebanyak empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut terpaksa menghentikan operasional pelayanan mereka sejak pertengahan Juni 2026 akibat belum dibayarnya tagihan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Koordinator SPPG […]

expand_less