BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » NASIONAL » “Masak Polres dan Kodim Tidak Tahu?” Mulyadi Buka-bukaan Soal Tambang Ilegal di Sumbar

“Masak Polres dan Kodim Tidak Tahu?” Mulyadi Buka-bukaan Soal Tambang Ilegal di Sumbar

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Mulyadi, menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pada Selasa (19/5/2026), Mulyadi mendesak jajaran TNI untuk turun tangan menertibkan kegiatan melanggar hukum tersebut.

Mulyadi menduga kuat adanya pihak-pihak tertentu yang membekingi operasional tambang ilegal ini, mengingat aktivitasnya telah berlangsung selama bertahun-tahun secara terbuka.

“Kita harapkan betul-betul implementasi yang di bawah ini (Kodim), mohon kiranya betul-betul bertindak tegas,” ujar Mulyadi di Gedung Nusantara, Senayan.

Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar tersebut, aktivitas penambangan tanpa izin ini kerap kali berlindung di balik kedok kepentingan rakyat. Padahal di lapangan, operasionalnya sudah berskala besar dengan mengerahkan ratusan alat berat jenis ekskavator.

Mulyadi mempertanyakan mengapa aktivitas yang begitu mencolok dan masif seolah luput dari penindakan aparat setempat.

“Masak kodimnya tidak tahu, polresnya tidak tahu. Kemana mereka. Sementara tambang ilegal itu nyata dan sangat terbuka. Dan saya pastikan ada di belakangnya yang membekingi. Saya tidak mengatakan a, b, c siapa yang membeking, yang pasti ada,” tuturnya.

Dampak Lingkungan dan Korban Jiwa

Lebih lanjut, Mulyadi memaparkan dampak buruk yang ditimbulkan oleh tambang emas ilegal ini, mulai dari pencemaran aliran sungai, kerusakan kawasan hutan, hingga ancaman keselamatan nyawa pekerja. Ia mencontohkan peristiwa tragis yang baru saja terjadi di Kabupaten Sijunjung.

“Di daerah saya, barusan sembilan orang meninggal di Sijunjung akibat tambang ilegal,” ungkapnya.

Berdasarkan data dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Barat, khusus di Kabupaten Sijunjung saja terdeteksi sebanyak 116 titik tambang emas ilegal. Bahkan, beberapa lokasi penambangan dilaporkan berada hanya dalam radius puluhan meter dari Kantor Bupati Sijunjung.

Selaras dengan Komitmen Presiden

Langkah tegas untuk menertibkan tambang ilegal ini dinilai krusial, terlebih Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas penambangan liar demi menyelamatkan kekayaan alam negara. Sektor tambang ilegal ini diperkirakan memicu potensi kerugian negara yang fantastis, mencapai Rp308 triliun.

Menutup interupsinya, Mulyadi meminta Menhan, Panglima TNI, serta Kepala Staf Angkatan untuk memberikan instruksi langsung kepada jajaran komando teritorial di daerah guna mengatasi kebuntuan penegakan hukum ini.

“Mohon kiranya aktualisasi peran TNI betul-betul terwujud untuk menertibkan hal-hal ini yang sudah bertahun-tahun tidak mampu ditertibkan,” pungkasnya.

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muharram, Bulan Haram yang Sarat Nilai Ibadah dan Hikmah

    Muharram, Bulan Haram yang Sarat Nilai Ibadah dan Hikmah

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Said Khairil Ibad
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta – Bulan Muharram memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Selain menjadi bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram juga termasuk dalam empat bulan suci atau asyhurul hurum yang dimuliakan Allah SWT. Bagi umat Islam, Muharram tidak hanya menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi spiritual, meningkatkan ketakwaan, serta memperbaiki […]

  • Ngeri! Tiga Petani Disambar Petir di Agam, Satu Orang Meninggal Dunia

    Ngeri! Tiga Petani Disambar Petir di Agam, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Sebanyak tiga orang petani tersambar petir saat tengah berada di sawah Dusun Lurah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumbar, Rabu (22/4). Insiden terjadi pukul 15.30 WIB ketika petani sedang berteduh di dalam sebuah tenda. Wali Jorong Tiga Kampung Nagari Gadut Nevrigon mengatakan tiga orang petani yang sedang berteduh di dalam […]

  • Pemkab Pasaman Barat Matangkan Persiapan Pilwana Serentak Berbasis Elektronik 2026

    Pemkab Pasaman Barat Matangkan Persiapan Pilwana Serentak Berbasis Elektronik 2026

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) tampaknya sedang bersiap melakukan lompatan teknologi yang cukup ambisius. Menolak kuno dengan urusan tusuk-menutusuk kertas, Pemkab Pasbar resmi mematangkan rencana Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 menggunakan sistem e-voting alias pencet layar digital. Demi menyukseskan pesta demokrasi tingkat desa yang super modern ini, sebuah rapat teknis darurat […]

  • Nasib Kota Tua Air Bangis: Dulu Tempat Parkir Prancis, Kini Dilupakan Peta Modern

    Nasib Kota Tua Air Bangis: Dulu Tempat Parkir Prancis, Kini Dilupakan Peta Modern

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Jika Anda mengira kota yang terlupakan hanya ada di film-film fiksi ilmiah, Anda tampaknya harus berkunjung ke Air Bangis. Terletak di pantai barat Sumatra, kota pelabuhan tua ini nasibnya mirip dengan mantan kekasih yang tidak pernah disebut lagi dalam sejarah keluarga besar: ada, pernah berjaya, tapi kini tertutup debu administrasi wilayah. Padahal, […]

  • Stok Pangan Melimpah, Inflasi Pasaman Barat Terendah Se-Sumbar

    Stok Pangan Melimpah, Inflasi Pasaman Barat Terendah Se-Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SIMPANG AMPEK — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Barat membawa kabar baik bagi perekonomian daerah. Berdasarkan Berita Resmi Statistik No. 05/05/1312/Th. III yang dirilis pada 4 Mei 2026, tingkat kenaikan harga barang di Pasaman Barat tercatat paling landai dan terkendali di seluruh Provinsi Sumatera Barat untuk periode April 2026. Secara tahunan (Year-on-Year), Pasaman Barat […]

  • Mau Nagari Maju dan Cuan Melimpah, Pilih Basril di Anam Koto Utara

    Mau Nagari Maju dan Cuan Melimpah, Pilih Basril di Anam Koto Utara

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Bosan dengan janji manis politik yang semanis sirup lebaran tapi cepat hambar? Tenang, warga Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, kini punya angin segar yang siap mengacak-acak status quo dengan cara yang paling elegan dan berfaedah. Sosok tersebut adalah Basril, atau yang akrab dipanggil Aciak, seorang Calon Wali Nagari […]

expand_less