Jelang Puncak Haji 2026, 120 Ribu Jamaah Indonesia Telah Memadati Kota Makkah
- account_circle Hanny
- calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
- print Cetak

Jamaah haji seluruh dunia sedang melakukan tawaf di Masjidil Haram
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAKKAH – Arus kedatangan jamaah calon haji dari seluruh penjuru dunia ke Kota Suci Makkah, Arab Saudi, terus mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan pantauan pada Rabu (13/5/2026) waktu setempat, ribuan jamaah dari berbagai negara mulai memadati Masjidil Haram untuk melaksanakan ibadah Tawaf dan bersiap menjalankan salat Maghrib berjamaah.
Suasana khidmat menyelimuti area mataf (tempat tawaf) saat jamaah dengan tertib mengelilingi Ka’bah di bawah pengawalan ketat namun humanis dari otoritas keamanan Arab Saudi.
Laporan Kedatangan Jamaah Indonesia
Kementerian Agama RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melaporkan bahwa pergerakan jamaah haji asal Indonesia menuju Makkah berjalan sesuai jadwal yang direncanakan. Hingga hari ke-23 operasional haji, data resmi mencatat sebanyak 120.507 jamaah haji Indonesia yang terbagi dalam 312 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Makkah.
“Pergerakan jamaah menuju Makkah terus berlangsung secara bertahap menjelang puncak ibadah haji. Kami memastikan seluruh fasilitas akomodasi, konsumsi, dan transportasi bus shalawat siap melayani jamaah yang baru tiba maupun yang sudah lebih dulu berada di Makkah,” ujar perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Indonesia dalam keterangan resminya.
Persiapan Menuju Puncak Haji
Peningkatan jumlah jamaah ini menandai semakin dekatnya puncak ibadah haji (Wukuf di Arafah). Pemerintah Indonesia terus mengimbau para jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan dan membatasi aktivitas fisik yang berlebihan di luar ibadah wajib, mengingat cuaca di Arab Saudi yang cukup menantang.
Kepadatan di Masjidil Haram diperkirakan akan terus meningkat hingga seluruh jamaah dari berbagai dunia berkumpul di Makkah sebelum bergerak menuju Arafah. Koordinasi antar-instansi terus diperkuat guna menjamin keselamatan dan kenyamanan jamaah selama menjalankan rangkaian rukun Islam kelima ini.***
- Penulis: Hanny
