BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » INTERNASIONAL » Krisis Gaza: Kepala Anestesi Rumah Sakit Al-Yafa Gugur, Pemukim Israel Amuk Tepi Barat

Krisis Gaza: Kepala Anestesi Rumah Sakit Al-Yafa Gugur, Pemukim Israel Amuk Tepi Barat

  • account_circle Bangun S
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • print Cetak

GAZA — Hari keempat perayaan Idul Adha di Palestina diwarnai duka mendalam. Seorang dokter dilaporkan tewas dan tiga warga sipil lainnya terluka akibat serangan terukur militer Israel di Gaza tengah. Di saat yang sama, kelompok pemukim Israel melancarkan aksi perusakan terhadap rumah dan properti milik warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Rangkaian kekerasan pada Sabtu ini memicu sorotan tajam karena terjadi di tengah kesepakatan “gencatan senjata” yang didukung oleh Amerika Serikat. Kesepakatan yang diinisiasi sejak Oktober tahun lalu tersebut sejatinya bertujuan untuk menghentikan agresi militer Israel di Jalur Gaza.

Kepala Bagian Anestesi Gugur dalam Tugas

Korban tewas diidentifikasi sebagai Dr. Jamal Abu Aoun, Kepala Bagian Anestesi di Rumah Sakit Medis Al-Yafa di Deir al-Balah. Ia gugur setelah serangan pesawat tak berawak (drone) milik militer Israel menghantam kerumunan warga sipil di dekat Rumah Sakit Martir Al-Aqsa.

“Jenazah Jamal Abu Aoun dan tiga korban luka, termasuk seorang anak-anak, telah dievakuasi ke rumah sakit tak lama setelah serangan drone tersebut,” ungkap sumber medis setempat kepada kantor berita Anadolu.

Selain serangan udara, militer Israel dilaporkan terus membombardir wilayah timur dan selatan kota Khan Younis menggunakan artileri berat, serta menargetkan kamp pengungsian al-Bureij di Gaza tengah. Data dari Kantor Media Gaza menunjukkan bahwa sedikitnya 922 warga Palestina telah tewas dan 2.786 lainnya terluka sejak kesepakatan gencatan senjata diimplementasikan.

Kesaksian Tentara Israel: ‘Nyawa Manusia Tidak Berharga’

Seiring berlanjutnya konflik, sebuah laporan investigasi dari kantor berita Associated Press (AP) mengungkap kesaksian mengejutkan dari sejumlah tentara cadangan Israel yang sempat bertugas di Gaza. Mereka membeberkan adanya iklim dehumanisasi, aturan keterlibatan yang sangat longgar, dan pembiaran aksi pembunuhan terhadap warga sipil sipil.

Para prajurit mengakui diperintahkan untuk langsung menembak siapa saja yang mendekati atau melintasi “Garis Kuning”—garis batas wilayah operasi militer yang sering kali tidak ditandai dengan jelas.

“Ada perasaan umum di lapangan bahwa nyawa manusia tidak berharga,” aku salah seorang prajurit cadangan kepada AP. Prajurit lain bahkan menceritakan bagaimana rekan-rekan pasukannya bersorak merayakan kehancuran sebuah mobil sipil berisi warga Palestina yang tewas seketika akibat tembakan mereka.

Sejak perang meletus secara masif pada Oktober 2023, diperkirakan sedikitnya 72.000 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 172.000 lainnya mengalami luka-luka.

Eskalasi Serangan Pemukim di Tepi Barat

Kekerasan tidak hanya memuncak di Gaza. Di wilayah Tepi Barat yang diduduki, kelompok pemukim sayap kanan Israel dilaporkan menyerang permukiman warga sipil di kota Beita, selatan Nablus. Berdasarkan laporan kantor berita Wafa, mereka melempari rumah-rumah penduduk dengan batu dan merusak sejumlah kendaraan pribadi.

Sementara di Tepi Barat bagian selatan, tepatnya di kawasan Khirbet el-Muraq, Masafer Yatta, aksi vandalisme pemukim menyasar lahan produktif petani Palestina, termasuk melakukan perusakan terhadap pohon-pohon zaitun.

Komisi Perlawanan Tembok dan Pemukiman Palestina mencatat eskalasi yang mengkhawatirkan dengan adanya lebih dari 540 aksi serangan serupa oleh pemukim sepanjang bulan April saja, yang meliputi kekerasan fisik, pembakaran ladang, hingga penyitaan bangunan pertanian.

Sejak akhir 2023, akumulasi tindakan represif oleh pasukan keamanan dan pemukim ekstremis di Tepi Barat telah menewaskan 1.168 warga Palestina dan memaksa sekitar 33.000 orang mengungsi dari tanah kelahiran mereka.

  • Penulis: Bangun S
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel Amankan Aksi Massa Hari Ini

    Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel Amankan Aksi Massa Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA – Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 4.131 personel gabungan untuk mengawal dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat yang digelar sejumlah elemen masyarakat di berbagai titik wilayah DKI Jakarta pada Kamis. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aksi berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi […]

  • Kurs Rupiah Selasa Pagi Menguat 50 Poin Terhadap Dolar

    Kurs Rupiah Selasa Pagi Menguat 50 Poin Terhadap Dolar

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Bangun S
    • visibility 38
    • 0Komentar

    JAKARTA — Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa pagi menunjukkan performa positif. Mata uang Garuda bergerak menguat sebesar 54 poin atau 0,29 persen ke posisi Rp18.134 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah sempat tertahan di level Rp18.188 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, […]

  • Yung Nikmat Siap Maju sebagai Calon Wali Nagari Ampek Koto Tahun 2026

    Yung Nikmat Siap Maju sebagai Calon Wali Nagari Ampek Koto Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Pasaman Barat – Yung Nikmat, yang dikenal sebagai Urang Sumando Datuak Marajo dari Kampung Pisang, Nagari Ampek Koto, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Wali Nagari Ampek Koto pada pemilihan tahun 2026. Sosok yang berprofesi sebagai advokat tersebut saat ini juga menjabat sebagai anggota Badan Musyawarah Nagari (BAMUS) Ampek Koto. Pengalaman yang dimilikinya dalam bidang hukum […]

  • Ultimatum untuk Kapolda Baru: Hentikan Tragedi Berdarah Tambang Emas Ilegal di Sumbar!

    Ultimatum untuk Kapolda Baru: Hentikan Tragedi Berdarah Tambang Emas Ilegal di Sumbar!

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PADANG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatra Barat melayangkan tantangan terbuka kepada Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Jenderal bintang dua ini didesak untuk membuktikan integritasnya dengan memberantas tuntas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah bertahun-tahun merenggut nyawa warga di “Ranah Minang”. Desakan keras ini dipicu oleh tragedi kemanusiaan […]

  • Gerebek Pondok di Pasaman Barat, Polisi Ringkus 4 Pria Usai Pesta Sabu

    Gerebek Pondok di Pasaman Barat, Polisi Ringkus 4 Pria Usai Pesta Sabu

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat berhasil meringkus empat orang pria yang diduga kuat melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Keempat pelaku berinisial SY (54), DH (48), AF (27), dan HD (34) diamankan petugas saat baru saja selesai menggelar pesta barang haram tersebut. Penangkapan berlangsung di sebuah […]

  • Catat! Ini 9 Sasaran Strategis Forum Warga Pengawasan Partisipatif Besutan Bawaslu

    Catat! Ini 9 Sasaran Strategis Forum Warga Pengawasan Partisipatif Besutan Bawaslu

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia terus berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pesta demokrasi melalui penguatan pengawasan berbasis masyarakat. Salah satu pengejawantahan dari komitmen tersebut adalah pengoptimalan program Forum Warga Pengawasan Partisipatif sebagai pilar utama pencegahan pelanggaran pemilu. Melalui program bertajuk #Bawaslupedia yang dirilis secara resmi oleh Bawaslu RI, forum ini didefinisikan sebagai […]

expand_less