Gandeng 17 Perusahaan Sawit, Pasaman Barat Percepat UHC Lewat Skema Donasi JKN
- account_circle Hanny
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- print Cetak

Dengan dukungan penuh dari sektor swasta, Pasaman Barat optimis dapat segera meraih predikat UHC, Rabu (13/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melakukan langkah strategis untuk mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC).
Bekerja sama dengan 17 perusahaan besar, mayoritas dari sektor kelapa sawit, Pemkab meluncurkan skema donasi iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat kurang mampu.
Upaya kolaboratif ini bertujuan untuk memperluas cakupan kepesertaan JKN-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sekaligus memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di bumi “Tuah Basamo”.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia, menegaskan bahwa target UHC tidak akan tercapai secara maksimal tanpa dukungan sektor swasta. Mengingat keterbatasan anggaran daerah, peran badan usaha melalui kontribusi sosial menjadi kunci keberlanjutan program.
“Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh pihak, khususnya badan usaha, untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap terdaftar dan aktif dalam program JKN,” ujar Gina di Simpang Empat, Rabu (13/5/2026).
Saat ini, Pemkab bersama BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi telah mensosialisasikan mekanisme donasi tersebut. Pihak perusahaan pun menyambut positif, di mana draf kerja sama (MoU) tengah dipelajari sebelum ditandatangani secara resmi.
Target Sasaran: 17.709 Jiwa Masyarakat Rentan
Berdasarkan data terkini, masih terdapat sekitar 17.709 jiwa masyarakat kategori miskin dan sangat miskin (Desil 1 dan 2) yang status kepesertaan JKN-nya tidak aktif. Sementara itu, sekitar 45.000 jiwa dalam kategori yang sama sudah berstatus peserta aktif.
Melalui skema donasi ini, Pemkab memasang target yang terukur:
- Target Perusahaan: 17 Badan Usaha.
- Estimasi Bantuan: Tiap perusahaan diharapkan menyubsidi sekitar 1.000 jiwa atau minimal 10 kepala keluarga.
- Prioritas: Masyarakat yang berdomisili di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Daftar Perusahaan yang Terlibat
Sebanyak 17 badan usaha yang menyatakan kesiapan mendukung program ini meliputi:
- PT Agrowiratama
- CV Andalas Putra Pangan
- CV Minang Gemilang Pangan
- PT Anam Koto
- PT Bintara Tani Nusantara
- PT Pasaman Marama Sejahtera
- PT Perkebunan Anak Nagari Pasaman
- PT Primata Mulia Jaya
- PT Rimbo Panjang Sumber Makmur
- PT Sari Buah Sawit
- PT Sawita Pasaman Jaya
- PT Laras Internusa
- PT Bakrie
- PT AMP
- PT GMP
- PT PHP
- RS Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat
Regulasi dan Keberlanjutan
Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Maihendra, menjelaskan bahwa program donasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial perusahaan.
Untuk menjamin transparansi, Pemkab Pasaman Barat juga tengah menyiapkan regulasi khusus agar program donasi ini berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Dengan dukungan penuh dari sektor swasta, Pasaman Barat optimis dapat segera meraih predikat UHC dan memastikan tidak ada lagi warga yang terhambat mendapatkan layanan medis karena kendala biaya.***
- Penulis: Hanny
