Akses Jalan SDN 10 Lambung Bukit Amblas, Keselamatan Siswa Terancam
- account_circle Hanny
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- print Cetak

Akses jalan di depan sekolah tersebut terpantau amblas dan kondisinya terus memburuk hingga Selasa (12/5/2026). (Poto Antara)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Padang, SUMBARBIZ – Kondisi infrastruktur di SDN 10 Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, kian memprihatinkan. Pascabencana banjir bandang yang melanda pada November 2025 lalu, akses jalan di depan sekolah tersebut terpantau amblas dan kondisinya terus memburuk hingga Selasa (12/5/2026).
Patahan jalan yang berada persis di depan pagar sekolah kini semakin melebar. Hal ini memicu kekhawatiran besar karena bangunan sekolah terancam ambruk ke aliran Sungai Batang Kuranji yang berada tepat di bawahnya.
Seorang guru yang berjaga di pagar sekolah tampak hanya bisa pasrah melihat kondisi aspal yang sudah terputus total, membatasi ruang gerak dan akses pendidikan di wilayah tersebut.
Inisiatif Orang Tua Murid
Akibat ancaman keselamatan yang nyata, para orang tua siswa kini mengambil langkah mandiri untuk melindungi anak-anak mereka. Berdasarkan laporan di lapangan, para orang tua berinisiatif untuk meliburkan anak-anak mereka setiap kali cuaca buruk atau hujan deras melanda kawasan tersebut.
“Kami tidak ingin mengambil risiko. Jika hujan turun, debit air sungai meningkat dan tanah di bawah jalan yang amblas itu bisa sewaktu-waktu tergerus lagi,” ujar salah satu perwakilan orang tua siswa.
Menanti Solusi Pemerintah
Hingga saat ini, kondisi jalan yang putus tersebut belum mendapatkan perbaikan permanen sejak bencana tahun lalu. Kerusakan yang makin melebar ini menjadi alarm bagi pemerintah kota dan pihak terkait untuk segera melakukan tindakan darurat sebelum bangunan sekolah benar-benar runtuh ke sungai.
Pihak sekolah berharap ada percepatan pembangunan dinding penahan tanah (dam) atau pengalihan akses agar proses belajar mengajar tidak terus dihantui rasa takut akan bencana susulan.***
- Penulis: Hanny
- Sumber: Antara
