Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Diduga Jadi Sarang PETI, Aliran Sungai Batang Air Haji Pasaman Barat Rusak Parah

Diduga Jadi Sarang PETI, Aliran Sungai Batang Air Haji Pasaman Barat Rusak Parah

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Air Haji, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, diduga mengalami penurunan kualitas lingkungan. Aliran sungai yang dulunya diandalkan warga, kini terpantau keruh dan berlumpur pekat.

Perubahan kondisi sungai tersebut diduga dampak dari aktivitas pertambangan emas yang beroperasi di kawasan tersebut, yang menurut warga setempat ditengarai belum memiliki izin resmi (ilegal).

Sorotan Aktivitas di Sempadan Sungai

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga lapangan, aktivitas pengerukan lahan tersebut berada di sekitar wilayah Divisi 4, yang masuk dalam kawasan perkebunan PT Bakrie Pasaman Plantation (BPP). Geliat kegiatan ini dapat terlihat oleh pelintas jalan raya menuju Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang.

Warga menyebutkan sejumlah alat berat jenis eksavator beroperasi di sekitar bantaran sungai. Di lokasi tersebut, warga juga tidak melihat adanya papan informasi proyek atau dokumen resmi yang dipublikasikan ke masyarakat terkait legalitas kegiatan.

Perubahan kondisi air ini langsung berdampak pada pemenuhan kebutuhan domestik masyarakat sekitar, seperti mandi dan mencuci.

“Dulu airnya jernih, sering jadi tempat singgah. Sekarang kondisinya kotor dan penuh lumpur,” ujar K (35), salah seorang warga yang kerap melintas di area tersebut kepada media, baru-baru ini.

Aturan Sempadan Sungai dan Potensi Risiko

Secara regulasi, pengelolaan dan perlindungan DAS diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air serta PP Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan DAS. Selain itu, aturan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga menetapkan batas garis sempadan sungai untuk menjaga ekosistem dan mencegah bencana alam.

Aktivitas yang mengabaikan aturan zonasi dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dikhawatirkan dapat memicu risiko bencana ekologis, mulai dari krisis air bersih hingga potensi banjir.

Warga Berharap Respons Aparat Penegak Hukum

Melihat kondisi sungai saat ini, masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk jajaran Polsek Lembah Melintang yang membawahi wilayah hukum tersebut, dapat melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan legalitas dan dampak lingkungan dari aktivitas tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, jurnalis masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola kegiatan, manajemen PT BPP, serta pemerintah daerah setempat untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai status aktivitas pertambangan tersebut.***

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelabuhan Teluk Tapang Bakal Jadi Gudang Ekspor Impor di Pesisir Pantai Barat Sumatera

    Pelabuhan Teluk Tapang Bakal Jadi Gudang Ekspor Impor di Pesisir Pantai Barat Sumatera

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Toibin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Pelabuhan Teluk Tapang yang berada di Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Provinsi Sumatera Barat bakal menjadi gudang ekspor impor di pesisir pantai barat Pulau Sumatera. Selain itu, kehadiran Pelabuhan Teluk Tapang sekaligus memperpendek jalur distribusi logistik dan meningkatkan daya saing ekonomi wilayah. Untuk itu, pemerintah pusat maupun daerah terus berupaya mempercepat […]

  • Bupati Yulianto Buka Khatam Al-Qur’an ke-6 Gunung Tuleh: Bentengi Generasi Muda dengan Agama

    Bupati Yulianto Buka Khatam Al-Qur’an ke-6 Gunung Tuleh: Bentengi Generasi Muda dengan Agama

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Sebanyak 400 santri yang berasal dari 52 TPQ dan MDTA se-Kecamatan Gunung Tuleh mengikuti prosesi Khatam Al-Qur’an ke-6 Tahun 2026 M/1447 H. Kegiatan yang mengusung tema “Menuju Generasi Unggul Gunung Tuleh: Mengenal Al-Qur’an, Pencinta Al-Qur’an, dan Berakhlak Al-Qur’an” ini dipusatkan di Masjid Raya Al Falaah Bandar Nagari Bahoras pada Selasa (12/5). […]

  • Lautan Penggemar Padati Teheran: Perpisahan Emosional Tim Melli di Tengah Ketidakpastian Visa AS

    Lautan Penggemar Padati Teheran: Perpisahan Emosional Tim Melli di Tengah Ketidakpastian Visa AS

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 19
    • 0Komentar

    TEHERAN – Gemuruh sorak-sorai ribuan pendukung membahana di Lapangan Enqelab, Teheran, pada Rabu malam. Di bawah sorotan lampu panggung dan lambaian bendera, publik Iran berkumpul untuk melepas skuad nasional mereka, Tim Melli, yang akan berlaga di ajang bergengsi Piala Dunia FIFA 2026. Acara perpisahan ini bukan sekadar seremoni biasa. Di tengah ketegangan geopolitik yang menyelimuti […]

  • Pasca Insiden Tabrakan di Bekasi, Perjalanan KA Jarak Jauh Delay

    Pasca Insiden Tabrakan di Bekasi, Perjalanan KA Jarak Jauh Delay

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Stasiun Kereta Api Gambir yang melayani transportasi penumpang jarak jauh terpantau ramai. Sejumlah perjalanan tetap berjalan meskipun ada keterlambatan jadwal pasca insiden tabrakan yang terjadi pada pukul 20:52 WIB semalam. Salah satu penumpang, Asri mengatakan, untuk perjalanannya ke tujuan Kroya yang tadinya dijadwalkan berangkat pada pukul 07:00 WIB mengalami keterlambatan dan berangkat pada […]

  • Aktivitas Galian Emas Makin Liar, Bangunan SMPN 3 Rabat Diambang Kehancuran

    Aktivitas Galian Emas Makin Liar, Bangunan SMPN 3 Rabat Diambang Kehancuran

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, kian mengkhawatirkan. Bangunan SMPN 3 Ranah Batahan (Rabat) yang berlokasi di Kecamatan Ranah Batahan kini berada di ambang kehancuran. Fasilitas umum tersebut terancam roboh akibat pengikisan lahan (abrasi) yang diduga kuat diperparah oleh aktivitas penambangan emas ilegal di sekitar area sekolah. Ketika Keserakahan […]

  • Cendekiawan Terkemuka Global Dukung Iran Melawan Serangan AS-Israel

    Cendekiawan Terkemuka Global Dukung Iran Melawan Serangan AS-Israel

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Internasional, SUMBARBIZ – Tiga cendekiawan terkemuka dari universitas-universitas Amerika dan Eropa, menanggapi surat dari direktur “Proyek Mega Sekolah Seni Razavi”, mengecam keras perang AS-Israel melawan Iran sebagai ilegal, kriminal, dan tidak memiliki legitimasi internasional. Di saat sebagian media Barat berupaya mengecilkan realitas seputar perang agresi AS-Israel terhadap Iran, tanda-tanda solidaritas dan kebangkitan di kalangan elit […]

expand_less