BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sumbar Masih Negatif Hantavirus, Dinkes Perkuat Edukasi dan Mitigasi Kesehatan

Sumbar Masih Negatif Hantavirus, Dinkes Perkuat Edukasi dan Mitigasi Kesehatan

  • account_circle Hanny
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

Padang, SUMBARBIZ – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Barat memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya laporan kasus Hantavirus di seluruh wilayah Sumatera Barat.

Pernyataan ini dikeluarkan guna merespons kekhawatiran masyarakat menyusul maraknya perbincangan mengenai penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat tersebut di Indonesia.

Koordinasi Lintas Daerah

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Aklima, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan dinas kesehatan di tingkat kabupaten dan kota. Hasil koordinasi tersebut menunjukkan belum adanya laporan kasus aktif yang masuk ke sistem kesehatan daerah.

“Kalau di Sumbar sendiri belum ada laporannya terkait virus itu. Belum ada laporan,” ujar Aklima pada Rabu (13/5/2026).

Ia pun berharap agar virus tersebut tidak sampai masuk ke wilayah Sumatera Barat.

Edukasi dan Pola Hidup Sehat

Meski masih nihil kasus, Dinkes Sumbar tetap proaktif melakukan langkah antisipasi melalui promosi kesehatan dan edukasi. Aklima menjelaskan beberapa poin penting terkait karakteristik penyakit ini:

  • Sifat Penyakit: Hantavirus merupakan self-limiting disease, artinya penyakit ini dapat sembuh sendiri melalui sistem imun tubuh yang kuat.
  • Risiko Komorbid: Penyakit ini dapat menjadi sangat berbahaya bagi penderita yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
  • Pentingnya Imunisasi: Masyarakat diimbau untuk melengkapi imunisasi dasar pada bayi, mengingat cakupan imunisasi lengkap di Sumbar saat ini dinilai masih belum sesuai harapan.
  • Pencegahan: Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama pencegahan.

Wamenkes: Jaga Sanitasi dan Kebersihan Lingkungan

Senada dengan upaya daerah, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengingatkan bahwa penularan Hantavirus umumnya terjadi melalui cairan atau kotoran tikus yang mencemari lingkungan.

“Kebersihan itu nomor satu. Biasakan hidup bersih, pakai sarung tangan saat bersih-bersih, jaga sanitasi,” tegas Benjamin.

Ia menambahkan bahwa risiko penyakit yang bersumber dari tikus akan meningkat drastis jika kebersihan lingkungan tidak terjaga, terutama dalam kondisi banjir atau sanitasi buruk.

Saat ini, pemerintah pusat terus memperkuat sistem deteksi penyakit serta penelitian vaksin sebagai langkah jangka panjang menghadapi berbagai virus baru.***

  • Penulis: Hanny
  • Sumber: Kompas

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data BPS: Angkatan Kerja Pasaman Barat Tumbuh 2,92 Persen

    Data BPS: Angkatan Kerja Pasaman Barat Tumbuh 2,92 Persen

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Barat resmi menerbitkan laporan publikasi terbaru mengenai kondisi ketenagakerjaan daerah. Laporan berkala ini secara khusus memotret indikator-indikator penting ketenagakerjaan hingga periode Agustus 2024 dengan tahun rilis 29 Agustus 2025. Data yang dirilis ke publik ini dihimpun secara komprehensif melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Melalui instrumen […]

  • Dramatis! Tekuk Arsenal Lewat Adu Penalti, PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions

    Dramatis! Tekuk Arsenal Lewat Adu Penalti, PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Bangun S
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BOLA – Paris Saint-Germain (PSG) sukses mengukuhkan status mereka sebagai penguasa baru sepak bola Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions. Tim raksasa Prancis ini menumbangkan Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan di Puskas Arena, Budapest, Hungaria. Kemenangan ini sekaligus mematahkan label masa lalu PSG yang kerap dianggap sebagai tim glamor namun minim […]

  • Tangkis Narasi Ramalan Kakek Misterius, Publik Diminta Rujuk Data PVMBG

    Tangkis Narasi Ramalan Kakek Misterius, Publik Diminta Rujuk Data PVMBG

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jagat media sosial baru-baru ini diresahkan oleh peredaran sebuah utas (thread) dari akun Threads bernama Hsuliz2021 memperlihatkan klaim sepihak akun tersebut yang membawa narasi ramalan mistis usai mendaki gunung dan mengaku bertemu seorang tokoh kakek misterius. Akun tersebut mengklaim bahwa gempa megathrust besar akan melanda Palu dan Selat Sunda, Bojonegoro akan diguncang gempa, […]

  • Harga TBS Pasaman Barat Tembus Rp3.684,78 per Kilogram Hari Ini

    Harga TBS Pasaman Barat Tembus Rp3.684,78 per Kilogram Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat pada Selasa, 16 Juni 2026, tercatat masih berada pada level yang kompetitif. Berdasarkan pemantauan harian Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pasaman Barat, harga tertinggi TBS mencapai Rp3.684,78 per kilogram, sedangkan harga terendah berada pada angka Rp3.200 per kilogram. Data tersebut […]

  • BPS Catat Impor Migas Sumatera Barat Naik Hingga Ratusan Persen

    BPS Catat Impor Migas Sumatera Barat Naik Hingga Ratusan Persen

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Adi Putra
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PADANG — Menjadi orang kaya yang hobi belanja memang menyenangkan, tapi kalau belanjaannya sampai menguras tabungan satu provinsi, itu lain cerita. Kabar kurang sedap datang dari catatan makroekonomi Ranah Minang. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat melaporkan bahwa Neraca Perdagangan Sumbar pada periode Mei 2026 mendadak loyo dan menyusut sebesar 77,62 juta dolar AS jika […]

  • Cuaca Sumbar Siaga Ekstrem: Saat Langit Padang dan Sekitarnya Hobi “Nangis” Tanpa Henti

    Cuaca Sumbar Siaga Ekstrem: Saat Langit Padang dan Sekitarnya Hobi “Nangis” Tanpa Henti

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PADANG — Bagi Anda warga Sumatra Barat yang sedang berencana jemur kasur atau kencan di luar, sebaiknya tunda dulu. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) baru saja mengetuk palu peringatan dini terkait cuaca Sumbar yang sedang tidak baik-baik saja. Berlaku untuk tiga hari ke depan (5–7 Juli 2026), wilayah Sumatra Barat dan sekitarnya resmi menyandang […]

expand_less