Sosok Kompol Muzhendra: Polisi Humanis Kelahiran Pinaga yang Kini Jabat Wakapolres Pasaman
- account_circle Hanny
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- print Cetak

Kompol Muzhendra bersama Istri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Nama Kompol Muzhendra kini resmi mengemban amanah baru sebagai Wakapolres Pasaman, Polda Sumatera Barat. Promosi jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Barat.
Sebelumnya, Kompol Muzhendra menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) di Polres Pasaman Barat. Serah terima jabatan (Sertijab) kepada penggantinya, AKP Evo Nosara, dilaksanakan pada Sabtu (9/3/2026) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto.
Rekam Jejak di Pasaman Barat
Kompol Muzhendra bukanlah orang baru di jajaran kepolisian wilayah tersebut. Sebelum menjabat sebagai Kabag Ren, ia tercatat pernah menduduki posisi strategis lainnya, yakni sebagai Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) dan Kabag SDM di Polres Pasaman Barat.
Dalam upacara Sertijab tersebut, AKBP Agung Tribawanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi besar yang telah diberikan Kompol Muzhendra selama bertugas di Pasaman Barat. Perpindahan tugas ini didasarkan pada Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor: ST/309/IV/KEP/2026 tertanggal 2 Mei 2026.
Lahir dari Kesederhanaan
Pria kelahiran Pinaga, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat ini dikenal luas sebagai sosok polisi yang sangat humanis. Latar belakangnya yang tumbuh di lingkungan keluarga sederhana membentuk karakternya menjadi pribadi yang rendah hati dan mudah bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial.
Prinsip hidupnya yang inklusif membuat ia dirindukan oleh banyak kalangan. Bagi Muzhendra, menjalin relasi adalah soal ketulusan hati.
“Bersahabat itu dengan hati, kalau sudah begitu semua, teman itu pasti ada gunanya. Orang tukang yang bijaksana itu tak ada yang membuang kayu, orang gemuk tak ada yang membuang lemak,” ujar Muzhendra berfilosofi mengenai cara ia memandang hubungan pertemanan.
Kini, dengan jabatan barunya sebagai Wakapolres Pasaman, masyarakat berharap dedikasi dan sikap humanis Kompol Muzhendra dapat terus memberikan dampak positif bagi pelayanan Polri di wilayah Sumatera Barat.***
- Penulis: Hanny
