UNRI Gandeng Pemkab Pasaman Barat Perkuat Pengembangan Sektor Perikanan dan Kelautan
- account_circle Hanny
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- print Cetak

189 mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan (SEP) bersama 10 dosen pengampu dari berbagai mata kuliah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pasaman Barat, SUMBARBIZ — Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (UNRI) melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (8/5), guna memperkuat kerja sama pengembangan sektor perikanan dan kelautan sekaligus mendukung pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 189 mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan (SEP) bersama 10 dosen pengampu dari berbagai mata kuliah. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyambut positif kunjungan itu karena dinilai mampu mempererat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam pengelolaan sektor perikanan yang berkelanjutan.
Bupati Pasaman Barat Yulianto melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perikanan, Jon Endri, mengatakan Pasaman Barat memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan yang didukung garis pantai panjang serta sumber daya laut yang melimpah.
Menurutnya, UPTD Pelabuhan Perikanan Wilayah II Air Bangis menjadi salah satu pusat aktivitas perikanan tangkap yang berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat pesisir dan menjadi sumber penghidupan ribuan nelayan.
“Pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sektor perikanan melalui pemberdayaan nelayan, pembangunan infrastruktur pelabuhan, hingga peningkatan nilai tambah produk perikanan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengelolaan sumber daya perikanan membutuhkan dukungan riset, ilmu pengetahuan, serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi agar pembangunan sektor tersebut berjalan secara berkelanjutan.
Pemkab Pasaman Barat juga menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan akademik yang dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pembangunan sektor perikanan dan kelautan di daerah.
“Kunjungan lapangan ini diharapkan menjadi sarana pertukaran informasi dan pengalaman, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di masa mendatang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Rombongan UNRI, Darwis, menjelaskan bahwa kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari proses akademik untuk mengenalkan mahasiswa secara langsung terhadap potensi daerah serta dinamika sektor perikanan di lapangan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kolaborasi yang baik dalam mendukung pengembangan sektor perikanan dan kelautan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dan dosen dari berbagai mata kuliah, seperti E-Bisnis Perikanan, Ekonomi Produksi Perikanan, Manajemen Industri Perikanan, Media Komunikasi Pembangunan, hingga Kebijakan Strategi Pembangunan menunjukkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran terpadu dan komprehensif.
Dengan adanya kunjungan tersebut, diharapkan hubungan antara dunia akademik dan pemerintah daerah semakin erat dalam mendorong pengembangan sektor perikanan dan kelautan yang berdaya saing serta berkelanjutan di Pasaman Barat.***
- Penulis: Hanny
