Masuk 29 Besar Nasional, Pasaman Barat Gandeng BRIN Terapkan e-Voting Pilwana
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
- print Cetak

SIMULASI E-VOTING: Bupati Pasaman Barat, Yulianto, didampingi perwakilan BRIN dan Forkopimda saat mensimulasikan penggunaan perangkat e-Voting dalam acara peluncuran dan sosialisasi Pilwana 2026 di Aula Kantor Bupati Pasbar, Selasa (19/5). Sistem berbasis elektronik ini diproyeksikan untuk menciptakan pemilihan yang transparan dan akuntabel. (Foto: Istimewa/Humas Pemkab Pasaman Barat)
PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi meluncurkan sekaligus menyosialisasikan sistem Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berbasis elektronik (e-Voting) untuk pelaksanaan Pilwana 2026. Peresmian sistem baru ini digelar di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Selasa (19/5).
Peluncuran sistem pengetikan suara digital ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan kesepakatan bersama oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Usai seremonial, acara langsung dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara elektronik di hadapan seluruh peserta sosialisasi.
Bupati Yulianto menegaskan bahwa penerapan e-Voting merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong modernisasi demokrasi di tingkat nagari (desa adat). Langkah ini diambil demi menciptakan proses pemilihan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Pilwana berbasis elektronik menjadi instrumen penting untuk memajukan demokrasi kita, membangun kepercayaan publik yang lebih kuat, serta meningkatkan efisiensi di seluruh tahapan proses pemilihan,” ujar Yulianto dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Pasaman Barat, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), serta seluruh pihak yang terlibat aktif dalam penyusunan regulasi dan penganggaran Pilwana 2026.
Menanggapi potensi keraguan masyarakat terkait aspek keamanan teknologi baru ini, Yulianto menilai kekhawatiran tersebut sebagai hal yang wajar. Kendati demikian, ia menjamin bahwa sistem e-Voting yang digunakan telah dilengkapi dengan protokol pengamanan berlapis, mulai dari tahap pra-pemungutan, proses pemungutan, hingga pasca-pemungutan suara.
“Kami sangat berharap para peserta sosialisasi hari ini dapat ikut serta mengedukasi dan meyakinkan masyarakat luas agar tidak ragu menggunakan hak pilihnya nanti,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Andrari, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diambil Pemkab Pasaman Barat. Ia menjelaskan bahwa sistem e-Voting ini merupakan hasil riset nasional BRIN yang telah mendapatkan legitimasi hukum dari Mahkamah Konstitusi (MK).
“Pasaman Barat tercatat sebagai kabupaten ke-29 di Indonesia yang mengimplementasikan e-Voting. Ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam menghadirkan sistem demokrasi yang lebih modern dan efisien,” kata Prof. Andrari.
Rangkaian acara peluncuran juga diisi dengan demonstrasi teknis penggunaan perangkat e-Voting yang dipandu langsung oleh Direktur Utama PT Intens Riski Pratama. Bupati Yulianto bersama unsur Forkopimda turut memperagakan langsung alat tersebut secara bergantian.
Acara kemudian ditutup dengan pemaparan materi komprehensif dari BRIN, pendalaman perangkat oleh PT Intens, serta sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Plt Kepala DPMN Pasaman Barat, Syaikhul Putra.***
- Penulis: Irfansyah P
- Editor: Hanny
